Ayah korban, Ramlan, mengungkapkan hubungan putrinya dengan terduga pelaku sudah lama tidak harmonis. "FAN sering melawan AS," ujarnya. Ia menduga motif pembunuhan ini terkait penguasaan harta.
Beberapa kejanggalan diungkapkan keluarga:
- Seluruh barang bawaan korban hilang dari TKP.
- Helm di kepala korban diduga dibeli baru di lokasi.
- Ada bekas cekikan di leher korban.
- Rekaman CCTV kos menunjukkan korban dijemput ojek online pada pukul 20.14 WIB.
- CCTV TKP menangkap mobil Strada Triton milik terduga pelaku mondar-mandir di lokasi.
Pelaku Oknum Polisi dan Penanganan Polda Jatim
Terduga pelaku, Bripka AS, disebut-sebut menggunakan mobil double cabin yang dibelikan oleh ayah korban sendiri. Kasus ini kini ditangani langsung oleh Polda Jawa Timur untuk melakukan pendalaman lebih lanjut guna mengungkap motif dan kronologi utuh pembunuhan yang melibatkan oknum anggotanya tersebut.
Kapolres Pasuruan yang pertama kali memberi informasi kepada keluarga tentang penemuan jasad di dalam got. Investigasi masih terus berlanjut untuk memastikan keadilan bagi korban.
Artikel Terkait
Hasil Analisis Puslabfor Polri: Bercak Darah di Kamar Lula Lahfah Ternyata Darah Menstruasi
Ayah Kandung Ressa Anak Denada: Tessa Mariska Klaim Seorang Rapper Masih Eksis
Mundur Massal Pimpinan OJK & BEI: Dampak Free Float dan Tantangan untuk Prabowo
Mengapa MSCI dan Hedge Fund Global Picu Trading Halt IHSG 2026? Ini Analisis Lengkapnya