PARADAPOS.COM - Pemerintah Provinsi Banten mengerahkan komitmennya untuk menjamin keamanan dan ketertiban selama Ramadan 2026. Wakil Gubernur Banten, Achmad Dimyati Natakusumah, menyatakan akan turun langsung memantau situasi di lapangan guna menciptakan suasana yang kondusif bagi seluruh masyarakat yang menjalankan ibadah. Langkah ini mencakup antisipasi terhadap gangguan seperti balap liar serta penyesuaian operasional tempat hiburan.
Komitmen Pemantauan Langsung dari Wakil Gubernur
Menjelang bulan suci yang penuh hikmah, jajaran pemerintahan daerah tampaknya tidak ingin hanya bekerja dari belakang meja. Achmad Dimyati Natakusumah menegaskan bahwa dirinya akan terjun ke berbagai wilayah, menggabungkan agenda pemantauan dengan kegiatan silaturahmi dan ibadah bersama warga. Pendekatan ini diharapkan dapat memberikan gambaran nyata sekaligus menjadi langkah preemtif menjaga stabilitas.
“Pemprov Banten tidak akan tinggal diam menghadapi potensi gangguan ketertiban, termasuk aksi balap liar dan berbagai aktivitas yang meresahkan masyarakat,” tegas Achmad Dimyati pada Selasa, 24 Februari 2026. Ia menambahkan, “Rencananya keliling ke sejumlah wilayah sekaligus melaksanakan tarawih keliling untuk memantau kondisi serta menyerap aspirasi warga.”
Ruang Lingkup dan Imbauan kepada Masyarakat
Pemantauan yang dilakukan tidak hanya berfokus pada aspek keamanan semata, tetapi juga merambah ke hal-hal yang mendukung kenyamanan beribadah. Aspek kebersihan lingkungan, ketertiban umum, hingga kelancaran aktivitas keagamaan menjadi perhatian serius. Dalam konteks ini, kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat dinilai krusial.
Oleh karena itu, Wakil Gubernur juga mengimbau publik untuk aktif berpartisipasi. Segala bentuk aktivitas yang berpotensi mengganggu kekhidmatan Ramadan, seperti kerumunan yang tidak terkendali atau aksi balap motor, diharapkan segera dilaporkan kepada pihak berwenang. Imbauan ini sejalan dengan permintaan penyesuaian jam operasional tempat hiburan sebagai bentuk penghormatan terhadap nilai-nilai spiritual bulan puasa.
Menuju Ramadan yang Aman dan Penuh Berkah
Langkah-langkah yang diambil Pemprov Banten ini pada dasarnya merupakan ikhtiar untuk menciptakan ekosistem sosial yang harmonis selama Ramadan. Dengan pengawasan yang lebih intensif dan partisipasi aktif warga, diharapkan setiap potensi konflik atau gangguan dapat diantisipasi sedini mungkin. Pada akhirnya, tujuan dari seluruh upaya ini adalah agar Ramadan 2026 dapat dijalani dengan penuh ketenangan, keamanan, dan keberkahan oleh seluruh lapisan masyarakat Banten.
Artikel Terkait
Gelandang Bafana Bafana Jayden Adams Meninggal Dunia di Usia 25 Tahun, Dua Pekan Usai Tampil di Piala Dunia 2026
26 Negara Hadiri Peringatan KAA 2026 di Bandung, Dorong Gedung Merdeka Jadi Warisan Dunia
Pria di Mataram Aniaya Kekasih dengan Rice Cooker hingga Kabel Kipas Angin, Masuk Kos dengan Menyamar Pakai Baju Wanita
Setahun Hilang, Ayah Masih Menanti Kepulangan Mozza Axillia yang Diterima di Undip