Laga Tunggal Putra: Alwi Farhan Hadapi Tantangan Tuan Rumah
Alwi Farhan akan menghadapi tekanan tersendiri saat berhadapan dengan Alex Lanier. Bermain di hadapan pendukung tuan rumah, pertandingan ini diprediksi berlangsung sengit. Laga tersebut dijadwalkan menjadi salah satu partai pembuka di sesi semifinal hari ini.
Fajar/Fikri Bersiap Hadapi Unggulan China
Pasangan Fajar Alfian dan Muhammad Shohibul Fikri tidak ingin lengah. Mereka akan berhadapan dengan Liang Wei Keng dan Wang Chang, pasangan ganda putra asal China yang dikenal memiliki permainan cepat dan solid. Pertandingan ini menjadi ujian berat bagi Fajar/Fikri untuk bisa melaju ke babak final.
Sebelumnya, di babak perempat final yang digelar pada Jumat (29/5/2026), Fajar/Fikri berhasil mengalahkan wakil Malaysia, Nur Izzuddin dan Goh Sze Fei. Pertarungan berlangsung ketat dan berakhir dengan skor 21-18, 10-21, dan 21-14.
Pernyataan Fajar Usai Laga Perempat Final
Fajar mengakui bahwa pertandingan melawan Goh/Izzuddin tidak berjalan mudah. Setelah kehilangan gim kedua, ia dan Fikri harus bangkit di gim penentuan.
"Dari awal gim ketiga kami tidak mau kalah. Siapa pun yang pegang servis, siapa pun yang di depan, kami tidak boleh kalah bola depannya," kata Fajar seusai pertandingan, dikutip dari Antara.
Dengan semangat juang yang tinggi, Fajar menegaskan bahwa mereka tidak ingin membuang kesempatan yang sudah ada di depan mata. Kemenangan di perempat final menjadi modal berharga untuk menghadapi lawan yang lebih berat di semifinal.
Suasana di Singapore Indoor Stadium diprediksi akan semakin meriah dengan dukungan penuh dari para penggemar bulu tangkis. Dua wakil Indonesia yang tersisa kini mengemban harapan besar untuk bisa membawa pulang gelar juara dari turnamen bergengsi ini.
Artikel Terkait
Maia Estianty Tegas Minta Publik Tak Tanyakan Soal Kehamilan ke El Rumi dan Syifa Hadju
Polisi Amankan Terduga Pelaku Pembunuhan Wanita di Hotel Kebayoran Baru
Pedagang Bubur Tambun Balapan Demi Sarapan Tepat Waktu, Warganet Justru Beri Dukungan
Menteri PU Pastikan Pasokan Air Baku untuk SPAM Karang Baru di Aceh Tamiang Pascabencana