Dukungan ke Prabowo dan Sinyal Gabung Gerindra
Transformasi Projo menandai babak baru bagi organisasi relawan yang sejak awal berdiri menjadi garda pendukung Jokowi. Dalam Kongres ke-III ini, arah politik Projo tampak bergeser seiring sinyal kuat Budi Arie akan bergabung ke Partai Gerindra.
Budi Arie menyampaikan komitmen untuk memperkuat partai yang dipimpin Presiden Prabowo Subianto. "Kita akan memperkuat seluruh agenda politik Presiden dengan memperkuat partai politik pimpinan Presiden," ucapnya dalam pidato di hadapan kader.
Ketika ditanya kembali soal kemungkinan Projo bergabung dengan Gerindra, Budi Arie membenarkan: "Nggak usah diterjemahin lugas-lugas, kalian sendiri terjemahin, ya. Tapi iya, pasti Gerindra."
Komunikasi dengan Jokowi dan Status Organisasi
Budi Arie memastikan perubahan ini telah dikomunikasikan dengan Jokowi dan mendapatkan persetujuan. "Sepakat. Kita harus mentransformasikan Projo. Karena tugas Projo sudah mengawal pemerintahan Pak Jokowi dua periode, dan sekarang kita menghadapi tantangan baru," ujarnya.
Meski bergabung dengan partai politik, Budi menegaskan Projo tidak akan berubah menjadi partai politik. "Projo tidak akan menjadi partai. Tapi akan bergabung," tegasnya.
Mengenai absennya Jokowi dalam kongres, Budi Arie menjelaskan hal itu disebabkan pertimbangan kesehatan. "Karena pertimbangan tim dokter, Pak Jokowi tidak boleh menghadiri kerumunan. Tapi beliau mengirimkan video dan menyampaikan salam," pungkasnya.
Artikel Terkait
Gatot Nurmantyo Kritik Kapolri Listyo Sigit: 3 Poin Kontroversial dan Ancaman Demokrasi
Fakta Tabung Whip Pink di Apartemen Lula Lahfah: Pengantar, Hasil Penyidikan & Klarifikasi ART
Denada Akui Ressa Anak Kandung, Pengacara Bongkar Gaya Hidup Mewah dan Fakta Penelantaran
Jokowi Bicara Soal Kasus Korupsi Haji: Tanggapan Lengkap dan Fakta Terbaru