PARADAPOS.COM - Kremlin menyatakan belum menerima permintaan bantuan militer dari Iran, yang saat ini terlibat konflik dengan Amerika Serikat dan Israel. Pernyataan resmi dari juru bicara pemerintah Rusia ini menegaskan bahwa posisi Moskow tetap konsisten, meskipun belum ada kontak formal terkait pengiriman persenjataan.
Belum Ada Permintaan Resmi dari Tehran
Menanggapi pertanyaan wartawan mengenai rencana bantuan Rusia kepada Iran, otoritas di Moskow memberikan klarifikasi. Mereka menegaskan bahwa hingga saat ini, belum ada komunikasi resmi dari pihak Iran yang meminta bantuan, termasuk dalam hal pasokan senjata. Informasi ini dikonfirmasi oleh kantor berita internasional, berdasarkan keterangan dari pihak Kremlin.
Juru bicara Kremlin, Dmitry Peskov, secara eksplisit menyampaikan hal tersebut dalam sebuah briefing pers. "Mengenai situasi saat ini, belum ada permintaan dari Iran," ungkapnya kepada para jurnalis.
Posisi Konsisten Rusia
Lebih lanjut, Peskov menekankan bahwa sikap Moskow dalam hal ini telah jelas dan tidak mengalami perubahan. Pernyataan ini disampaikan untuk meredam spekulasi yang beredar mengenai kemungkinan aliansi militer langsung antara kedua negara di tengah eskalasi konflik.
Dia menambahkan penegasan mengenai pendirian pemerintahnya. "Posisi konsisten kami sudah diketahui semua orang. Itu tetap tidak berubah," tegasnya.
Deklarasi dari Kremlin ini muncul di tengah ketegangan global yang meningkat, menyoroti dinamika hubungan diplomatik dan pertahanan yang kompleks di kawasan. Gambaran situasi di lapangan, seperti ledakan-ledakan yang dilaporkan terjadi di wilayah Iran, semakin menguatkan nuansa krisis yang sedang berlangsung.
Artikel Terkait
Perry Warjiyo Mundur dari Gubernur BI, Destry Damayanti Jadi Plt
Menteri Pertahanan Jepang dan Sekjen NATO Sepakat Perdalam Kerja Sama, Picu Kekhawatiran Eskalasi Konfrontasi di Asia-Pasifik
Pembagian Grup Piala Presiden 2026 Resmi Dirilis, Tiga Klub ASEAN Siap Bersaing
SIM Keliling Polda Metro Jaya Kembali Beroperasi di Lima Titik Jakarta, Khusus Perpanjangan SIM A dan C