PARADAPOS.COM - Kepolisian Daerah Sumatera Selatan melalui jajaran Polres Ogan Komering Ulu Timur kembali menyalurkan bantuan sosial kepada masyarakat lanjut usia dan warga kurang mampu pada Kamis, 28 Mei 2026. Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian bakti sosial menyambut Hari Bhayangkara ke-80, dengan total 1.948 paket sembako yang telah didistribusikan secara bertahap. Pada penyaluran terbaru, sebanyak 33 paket tambahan diberikan langsung kepada penerima manfaat di wilayah Kabupaten OKU Timur.
Bantuan Sosial sebagai Implementasi Arahan Kapolda
Program ini merupakan tindak lanjut dari instruksi Kapolda Sumatera Selatan, Irjen Sandi Nugroho, yang meminta seluruh jajaran untuk menghadirkan pelayanan yang humanis. Selain itu, kegiatan ini juga memperkuat ketahanan sosial masyarakat melalui program Presisi Polri. Langkah ini sejalan dengan agenda prioritas Presiden Republik Indonesia dalam pengentasan kemiskinan dan perlindungan kelompok rentan.
Penyaluran bantuan dipimpin langsung oleh Kepala Satuan Pembinaan Masyarakat Polres OKU Timur, AKP Erwansyah, bersama personel Polsek jajaran. Metode door to door dipilih untuk memastikan bantuan tepat sasaran dan diterima langsung oleh mereka yang membutuhkan.
Isi Paket Bantuan dan Dampaknya bagi Warga
Setiap paket bantuan sosial berisi kebutuhan pokok yang dirancang untuk meringankan beban ekonomi warga. Komposisinya meliputi lima kilogram beras, dua liter minyak goreng, satu kilogram gula pasir, satu kilogram gandum, mi instan, serta teh. Di tengah meningkatnya kebutuhan rumah tangga, paket ini diharapkan dapat memberikan sedikit kelegaan bagi penerima.
Kapolres Ogan Komering Ulu Timur, AKBP Adik Listiyono, menegaskan bahwa kehadiran Polri di tengah masyarakat tidak hanya berfokus pada pemeliharaan keamanan dan penegakan hukum. Aspek sosial dan kemanusiaan juga menjadi perhatian serius.
"Kami ingin memastikan masyarakat benar-benar merasakan kehadiran negara melalui institusi Polri. Bantuan sosial ini merupakan bentuk kepedulian dan pengabdian kami kepada masyarakat, khususnya lansia dan warga kurang mampu, agar mereka tetap memiliki ketahanan sosial dan ekonomi yang baik," ujar Kapolres Ogan Komering Ulu Timur AKBP Adik Listiyono, dalam keterangannya, Kamis (28/5/2026).
Dampak Strategis terhadap Stabilitas Keamanan
Distribusi bantuan sosial ini tidak hanya berdampak pada aspek ekonomi, tetapi juga memberikan pengaruh strategis terhadap stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) di wilayah Sumatera Selatan. Kehadiran langsung personel kepolisian di lingkungan warga dinilai mampu memperkuat hubungan emosional antara Polri dan masyarakat. Rasa aman, kepedulian, dan solidaritas sosial pun terbangun di tengah kehidupan masyarakat pedesaan.
Kabid Humas Polda Sumatera Selatan, Kombes Pol Nandang Mu'min Wijaya, menambahkan bahwa seluruh jajaran Polda Sumsel terus didorong untuk menjadi bagian aktif dalam mendukung program-program kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.
"Kami berkomitmen mendukung penuh program pemerintah demi kesejahteraan masyarakat. Kehadiran anggota Polri di tengah masyarakat harus mampu memberikan manfaat nyata, memperkuat ketahanan sosial, serta menjaga stabilitas keamanan wilayah agar pembangunan nasional dapat berjalan dengan baik," tegas dia.
Penutupan Kegiatan dan Rencana Ke Depan
Seluruh rangkaian kegiatan bantuan sosial di wilayah hukum Polres OKU Timur berlangsung aman, tertib, dan lancar hingga selesai pada pukul 13.00 WIB. Polda Sumsel memastikan program-program sosial kemasyarakatan serupa akan terus dilaksanakan secara berkesinambungan sebagai bentuk pengabdian Polri kepada masyarakat dan negara.
Editor: Yoga Santoso
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Artikel Terkait
Politikus PDIP Kritik Penggunaan APBN Rp100 Miliar untuk Program Kurban Atas Nama Prabowo
17 Sekolah di Manokwari Terima Revitalisasi Rp10,6 Miliar, Anggaran Turun Dibanding 2025
Pemkab Lebak Dorong Warga Kurangi Konsumsi Beras, Beralih ke Pangan Lokal
Pemerintah Kota Tangerang Siapkan Lahan 5 Hektare untuk Proyek Pengolahan Sampah Jadi Listrik