PARADAPOS.COM - Presiden Prabowo Subianto menyampaikan rasa bangganya atas hubungan diplomatik yang erat antara Indonesia dan Prancis, terutama setelah Indonesia mendapat kehormatan langka untuk berpartisipasi dalam Parade Bastille Day 2025. Dalam pernyataan pers di Istana Elysee, Paris, pada Kamis, 28 Mei 2026, Prabowo menekankan bahwa undangan ini merupakan pengakuan atas posisi strategis Indonesia di mata internasional. Momen keikutsertaan pasukan Indonesia dalam defile peringatan Hari Nasional Prancis itu menjadi catatan emas diplomasi pertahanan tanah air.
Kehormatan Bersejarah di Parade Bastille Day
Prabowo mengungkapkan bahwa Indonesia menjadi negara Asia pertama yang mendapat kesempatan berdefile di benua Eropa. “Tahun (2025) lalu, Indonesia mendapat kehormatan besar diundang bisa ikut dalam Defile 14 Juli, hari kebangsaan bagi Republik Prancis. Ini saya kira kehormatan sangat besar. Mungkin kita negara Asia pertama yang Defile di benua Eropa,” ujarnya.
Kehadiran fisik prajurit Indonesia di salah satu upacara militer paling bersejarah di Eropa itu dinilai sebagai bentuk pengakuan atas posisi strategis Indonesia. Suasana di sekitar Istana Elysee terasa khidmat saat Prabowo menyampaikan hal ini, ditemani oleh para delegasi yang mendampinginya.
Intensitas Pertemuan Tingkat Tinggi
Hubungan kedua negara semakin erat terbukti dari frekuensi pertemuan antara Prabowo dan Presiden Prancis Emmanuel Macron. Dalam kesempatan tersebut, Prabowo membeberkan bahwa dirinya telah berulang kali terbang ke Prancis demi mematangkan berbagai kesepakatan strategis yang saling menguntungkan.
“Sebagaimana diketahui, tahun ini saja saya sudah tiga kali ke Prancis,” tutur Prabowo.
Pertemuan demi pertemuan ini menunjukkan komitmen kedua pemimpin untuk memperkuat kerja sama bilateral, terutama di bidang pertahanan dan ekonomi.
Apresiasi atas Sambutan Hangat Prancis
Dalam tatap muka bersama Presiden Macron, Prabowo tidak lupa melayangkan apresiasi tinggi atas sambutan yang diberikan pihak istana kepresidenan Prancis. Ia menggambarkan penerimaan tersebut sebagai sesuatu yang luar biasa.
“Pertama-tama saya menyampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya penghargaan yang setinggi-tingginya atas penerimaan yang begitu besar, yang begitu baik, penuh kehormatan untuk saya dan delegasi saya,” kata Prabowo.
Suasana di ruang pertemuan Istana Elysee terasa hangat ketika kedua pemimpin saling bertukar pandangan, menandai babak baru dalam hubungan diplomatik Indonesia-Prancis.
Editor: Laras Wulandari
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Artikel Terkait
BMKG Peringatkan Cuaca Ekstrem di 10 Wilayah Sulawesi Utara hingga 28 Mei 2026
Khutbah Jumat Jelang Idul Adha 2026 Soroti Makna Ketakwaan di Balik Ibadah Kurban
ASN di Penajam Paser Utara Ditangkap Polisi Usai Cabuli Anak 10 Tahun
Sekjen LMP Kritik Praktisi Hukum yang Ragukan Hasil Setoran Triliunan Rupiah Satgas PKH