Presiden Prabowo Dapat Pengawalan Kehormatan 27 Motoris dan 146 Pasukan Berkuda Prancis di Istana Élysée

- Jumat, 29 Mei 2026 | 04:50 WIB
Presiden Prabowo Dapat Pengawalan Kehormatan 27 Motoris dan 146 Pasukan Berkuda Prancis di Istana Élysée
PARADAPOS.COM - Presiden Prabowo Subianto melakukan kunjungan kenegaraan ke Prancis dan bertemu dengan Presiden Emmanuel Macron di Istana Élysée, Paris, pada Kamis (28/5/2026). Dalam perjalanan menuju lokasi pertemuan, rombongan Presiden Prabowo mendapat pengawalan kehormatan dari 27 personel motoris dan 146 pasukan berkuda Republik Prancis. Pengawalan ini merupakan simbol penghormatan tinggi dari Pemerintah Prancis kepada tamu kepala negara sahabat, sekaligus menegaskan eratnya hubungan persahabatan antara Indonesia dan Prancis.

Pengawalan Kehormatan Sepanjang Rute Menuju Istana Élysée

Rangkaian kendaraan yang membawa Presiden Prabowo bergerak dari Les Invalides menuju pusat pemerintahan Prancis. Di sepanjang rute, pengawalan militer yang megah menyertai iring-iringan tersebut. Sebanyak 27 personel motoris dan 146 pasukan berkuda Republik Prancis dikerahkan untuk memberikan penghormatan kenegaraan. Dilansir dari Sekretariat Presiden, pengawalan semacam ini merupakan tradisi diplomatik yang hanya diberikan kepada tamu negara sahabat. Kehadiran pasukan berkuda, yang merupakan bagian dari Garda Republik Prancis, menambah kesan khidmat dan megah dalam penyambutan tersebut.

Penyambutan di Halaman Istana Élysée

Setibanya di halaman Istana Élysée, suasana semakin resmi. Presiden Prabowo disambut oleh pasukan jajar kehormatan yang berbaris rapi. Musik militer mengiringi setiap langkah upacara penyambutan kenegaraan, menciptakan atmosfer yang penuh wibawa. Presiden Prancis, Emmanuel Macron, bersama Ibu Brigitte Macron, langsung menyambut Presiden Prabowo di bawah tangga utama istana. Keduanya kemudian melaksanakan sesi foto bersama sebelum memasuki rangkaian agenda resmi kenegaraan yang telah dijadwalkan.

Simbol Hubungan Bilateral yang Semakin Erat

Pengawalan dan penyambutan ini bukan sekadar protokol seremonial. Dari sudut pandang diplomatik, penghormatan setinggi itu mencerminkan kedalaman hubungan bilateral antara Indonesia dan Prancis. Kedua negara selama ini telah menjalin kerja sama di berbagai bidang, dan kunjungan kenegaraan ini diharapkan semakin memperkuat ikatan tersebut. Di lapangan, para pengamat menilai bahwa penyambutan semacam ini jarang diberikan kepada tamu negara. “Ini adalah bentuk penghormatan kenegaraan yang diberikan Pemerintah Prancis kepada tamu kepala negara sahabat dan menjadi simbol eratnya hubungan persahabatan antara Indonesia dan Prancis,” demikian penjelasan dari Sekretariat Presiden.

Agenda Kenegaraan yang Padat

Setelah sesi penyambutan selesai, kedua kepala negara langsung memasuki ruang pertemuan untuk membahas berbagai isu strategis. Meskipun detail agenda tidak diumumkan secara terbuka, pertemuan ini diprediksi akan membahas kerja sama ekonomi, pertahanan, serta isu-isu global yang menjadi perhatian bersama. Kunjungan Presiden Prabowo ke Prancis menjadi salah satu agenda diplomatik penting di tengah dinamika hubungan internasional yang terus berkembang.

Editor: Yoga Santoso

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar