Jalan Lenteng Agung Ambles, Lubang 4 Meter Picu Kemacetan Parah hingga Satu Jam

- Jumat, 29 Mei 2026 | 11:50 WIB
Jalan Lenteng Agung Ambles, Lubang 4 Meter Picu Kemacetan Parah hingga Satu Jam
PARADAPOS.COM - Amblesnya badan jalan di kawasan Lenteng Agung, Jakarta Selatan, memicu kemacetan parah dari Kamis malam hingga Jumat pagi, 29 Mei 2026. Lubang dengan diameter empat meter dan kedalaman dua meter ini menyisakan hanya satu lajur untuk kendaraan, mengakibatkan waktu tempuh satu kilometer membengkak hingga satu jam. Peristiwa ini bermula dari kerusakan struktural bawah jalan akibat tanah yang tergerus aliran air, dan kini tengah dikoordinasikan penutupan total jalur demi keselamatan.

Lubang Menganga di Jantung Lenteng Agung

Berdasarkan laporan dari jurnalis di lapangan, Thiyya Iskandar, lubang besar itu menganga hampir dua pertiga lebar jalan utama. Dari yang semula tiga lajur, kini hanya tersisa satu lajur yang bisa dilalui, baik untuk mobil maupun sepeda motor. Suasana di lokasi tampak mencekam; pengendara harus saling bersabar merayap di tengah kepadatan yang tak kunjung reda. Kepala Seksi Jalan dan Jembatan Sudin Bina Marga Jakarta Selatan, Ahmad, menjelaskan bahwa tanda-tanda kerusakan sebenarnya sudah muncul sejak dua hari sebelumnya. Saat itu, lubang kecil sempat ditutup dengan aspal, namun kondisi tanah di bawah jalan ternyata sudah kosong atau berongga. "Sekarang di sisi yang masih dilewati ini hanya tersisa plat lantai jalan sekitar 25 sentimeter. Dia masih bertahan karena konstruksinya beton, sementara yang aspal langsung jatuh (ambles)," ujar Ahmad dalam keterangannya.

Kemacetan dan Bahaya di Malam Hari

Kemacetan yang terjadi bukan sekadar biasa. Warga sekitar menuturkan, untuk menempuh jarak hanya satu kilometer, pengendara membutuhkan waktu hingga satu jam. Padahal, dalam kondisi normal, perjalanan itu hanya memakan waktu beberapa menit. Suara klakson dan deru mesin kendaraan bercampur dengan keluhan para pengendara yang terjebak. Selain macet, amblesan ini juga mengancam keselamatan. Pada subuh dini hari tadi, petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) harus mengevakuasi sebuah sepeda motor yang terjebak di dalam lubang. Pengendara motor tersebut mengaku tidak melihat adanya lubang karena kondisi jalan yang gelap. Insiden ini nyaris merenggut korban jiwa.

Penanganan Darurat Terkendala Struktur Jalan

Pihak Sudin Bina Marga Jakarta Selatan mengakui bahwa penanganan darurat sulit dilakukan. Kerusakan yang terjadi bersifat struktural di bagian bawah jalan, bukan sekadar tambal sulam permukaan. Sumber masalah diduga berasal dari aliran air di bawah tanah yang terus menggerus tanah penopang jalan. Saat ini, Bina Marga tengah berkoordinasi dengan Dinas Perhubungan (Dishub) untuk melakukan penutupan total jalur tersebut. Langkah ini diambil demi keselamatan warga, terutama karena getaran dari kendaraan besar dikhawatirkan akan memicu amblesan susulan pada sisa lajur yang ada. Warga dan pengendara diimbau untuk mencari jalur alternatif guna menghindari penumpukan kendaraan di kawasan Lenteng Agung hingga proses perbaikan total selesai dilakukan. Situasi di lapangan masih terus dipantau untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan.

Editor: Dian Lestari

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar

Terpopuler