PARADAPOS.COM - Kecelakaan tunggal terjadi di ruas Tol Dalam Kota KM 13 400 arah Grogol Petamburan menuju Slipi, Jakarta Barat, pada Kamis dini hari. Sebuah truk bermuatan tepung yang diduga kelebihan muatan terguling setelah gagal menanjak, menyebabkan ratusan kardus berserakan di badan jalan dan menutup dua lajur tol. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini, namun arus lalu lintas dari arah Grogol menuju Slipi sempat terganggu akibat proses evakuasi yang berlangsung hingga pagi hari.
Kejadian bermula saat truk bernomor polisi B 9987 RB melaju di jalur menanjak. Namun, beban yang melebihi kapasitas membuat kendaraan kehilangan tenaga. Truk itu kemudian mundur tak terkendali dan menghantam beton pembatas jalan hingga akhirnya terguling.
Muatan Berlebih Jadi Pemicu Utama
Polisi Jalan Raya (PJR) Polda Metro Jaya, Aipda Catur Dilly, menjelaskan bahwa muatan truk tersebut melampaui batas yang ditentukan.
“Truk muatannya melampaui batas (18 ton). Jadi, dia nanjak, enggak kuat, terus mundur dan hantam pembatas, sehingga truk terbalik,” kata Catur kepada wartawan di Jakarta, Kamis.
Menurutnya, tidak ada korban luka maupun jiwa dalam kecelakaan itu. Kerugian yang ditimbulkan hanya berupa kerusakan pada kendaraan dan tumpahan muatan di aspal.
“Sopirnya sendiri kan. Kesulitan evakuasi, cuma muatan barangnya aja,” tutur Catur.
Pengakuan Sopir: Gagal Saat Pindah Gigi
Sopir truk, Nanang Kusna, mengaku kehilangan kendali saat hendak memindahkan gigi transmisi di tengah tanjakan. Ia menyebut rem kendaraan masih berfungsi normal, tetapi momen perpindahan gigi yang tidak sempat membuat truk meluncur mundur.
“Nanjak, ngoper gigi, enggak keburu, terus nyelonong ke sini. Truknya nabrak pembatas, terguling dah,” ujar Nanang.
Ia juga menegaskan bahwa sistem pengereman tidak mengalami kegagalan fungsi. “Rem mah enggak blong, cuman enggak nahan aja, nabrak pembatas,” ungkapnya.
Di lokasi, ratusan kardus tepung berserakan di aspal, membuat petugas harus bekerja ekstra untuk membersihkan badan jalan. Proses evakuasi melibatkan tim dari Jasa Marga dan Unit Kecelakaan Lalu Lintas Polda Metro Jaya yang langsung menangani kasus ini.
Artikel Terkait
Pengunduran Diri Gubernur BI Dinilai Berpotensi Ganggu Sentimen Pasar, Ekonom Minta Konsistensi Kebijakan
Malam Budaya Indonesia di Bogota Jadi Ajang Seleksi Miss World Colombia
Transaksi Emas Digital di ICDX Melonjak 338 Persen pada Semester I-2026
Garis Polisi Masih Terpasang di Klinik Mordent Empat Hari Usai Karumga Eks Jampidsus Tewas