PARADAPOS.COM - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menggelar Halal Food Festival di Taman Bendera Pusaka, Jakarta Selatan, sebagai bagian dari perayaan Festival Muharram 1448 Hijriah. Acara yang berlangsung pada Senin, 15 Juni 2026, ini menghadirkan 20 UMKM kuliner pilihan untuk menyajikan aneka makanan halal bagi warga ibu kota. Lebih dari sekadar ajang kuliner, festival ini dirancang untuk mendorong kebangkitan ekonomi kreatif lokal sekaligus menyediakan ruang rekreasi keluarga yang nyaman dan religius.
Suasana Taman yang Penuh Berkah
Atmosfer hangat dan penuh syukur terasa menyelimuti area ruang terbuka hijau tersebut. Sejak sore hingga malam, warga dari berbagai kalangan tampak antusias memadati stan-stan yang berjejer rapi. Aneka menu, mulai dari makanan berat seperti nasi kebuli dan soto betawi, hingga camilan kekinian seperti pisang cokelat dan es buah segar, tersaji lengkap. Yang menarik, seluruh hidangan yang dijajakan oleh para pelaku usaha mikro ini dibanderol dengan harga yang sangat terjangkau.
“Pilihan makanannya sangat banyak dan tempatnya bersih jadi nyaman untuk keluarga,” ujar seorang pengunjung bernama Rasyid saat ditemui di lokasi.
Berkah bagi Pelaku UMKM
Kehadiran festival religi ini menjadi ladang rezeki tersendiri bagi 20 UMKM binaan Pemprov DKI Jakarta. Salah satu pedagang, Siti, mengaku omzet penjualannya melonjak drastis. Produk kulinernya laris manis diserbu warga yang datang silih berganti tanpa henti.
“Alhamdulillah, berkah pembeli ramai sekali dari kemarin sampai malam ini dagangan hampir habis. Semoga acara seperti ini sering diadakan karena membantu UMKM di Jakarta,” tutur Siti dengan wajah sumringah.
Di sela-sela berburu takjil dan makanan halal, para pengunjung juga dihibur oleh alunan musik islami. Panggung yang didirikan di tengah rindangnya pepohonan taman menyuguhkan lantunan selawat yang syahdu, menambah kekhidmatan suasana malam.
Langkah Taktis untuk Ekonomi Kreatif
Pemprov DKI memproyeksikan momentum ini bukan sekadar sarana hiburan rakyat menyambut tahun baru Islam. Lebih dari itu, festival ini merupakan langkah taktis untuk membangkitkan kembali ekosistem ekonomi kreatif di Jakarta. Konsep yang memadukan wisata ruang terbuka dengan sektor kuliner halal ini pun mendapat apresiasi positif dari masyarakat.
Warga berharap acara serupa dapat dijadikan agenda tahunan yang konsisten. Tujuannya jelas: menyokong perekonomian daerah sekaligus menyediakan ruang rekreasi yang edukatif dan religius bagi seluruh keluarga.
Editor: Bagus Kurnia
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Artikel Terkait
Alva Catat Lonjakan Penggunaan Charging Station Hampir 3 Kali Lipat di GIIAS 2026, Perkenalkan AIPRO dan Alva Care
Polda Metro Jaya Kembali Buka Layanan Samsat Keliling di 14 Titik Jakarta dan Sekitarnya
Truk Muatan Besi Tabrak Truk Tanah di Tol JORR Akibat Micro Sleep, Lalin Macet 5 Kilometer
Indonesia dan China Perkuat Kemitraan Strategis di Bidang Perubahan Iklim dan Pembangunan Hijau