PARADAPOS.COM - Timnas Inggris harus membayar mahal kemenangan dramatis 3-2 atas Meksiko di Stadion Azteca, Senin, 6 Juli pagi WIB. Gelandang senior Jordan Henderson mengalami cedera serius pada pergelangan tangan setelah terjatuh saat merayakan lolosnya tim ke perempat final Piala Dunia 2026. Insiden ini terjadi di tengah euforia kemenangan yang diraih berkat dua gol Jude Bellingham dan satu gol penalti Harry Kane. Kini, skuad asuhan Thomas Tuchel harus bersiap menghadapi Norwegia tanpa salah satu pemain paling berpengalaman di ruang ganti.
Cedera Saat Rayakan Kemenangan
Suasana di Stadion Azteca masih terasa panas beberapa menit setelah peluit panjang dibunyikan. Para pemain Inggris berjalan menuju tribun suporter untuk merayakan kemenangan bersama. Seperti tradisi yang sudah berlangsung dalam beberapa pertandingan terakhir, skuad Three Lions menyanyikan lagu Wonderwall milik Oasis dengan penuh semangat.
Di tengah perayaan tersebut, Henderson melompati papan iklan di pinggir lapangan. Namun, langkahnya berujung nahas. Ia kehilangan keseimbangan dan terjatuh dengan posisi tangan yang tidak wajar.
Sebuah video viral di media sosial memperlihatkan pergelangan tangan Henderson menekuk saat mendarat. Rekaman itu langsung memicu kekhawatiran karena cedera yang dialaminya diduga cukup parah. Wajahnya terlihat menahan sakit saat rekan setim berusaha membantunya.
Tuchel Konfirmasi Henderson Alami Cedera Serius
Pelatih Timnas Inggris, Thomas Tuchel, membenarkan bahwa Henderson mengalami cedera serius dan langsung mendapat penanganan medis. Ia menyampaikan hal itu dalam wawancara pasca pertandingan.
"Dia mengalami cedera pergelangan tangan, saat ini dia berada di rumah sakit," ungkap Tuchel.
"Ini cedera yang cukup serius. Rasanya tidak sesuai dengan suasana malam ini karena Jordan sekarang tidak bersama kami. Saya tidak tahu prosedur apa yang sedang berlangsung. Saya baru saja menyelesaikan tugas media dan dokter memberi tahu saya bahwa dia berada di rumah sakit," lanjutnya.
Suasana ruang ganti yang semula penuh kegembiraan berubah menjadi sunyi. Kehilangan Henderson di momen krusial seperti ini jelas menjadi pukulan berat bagi tim.
Inggris Terancam Kehilangan Henderson
Cedera ini menjadi pukulan telak bagi Inggris yang akan menghadapi Norwegia pada babak perempat final. Meski bukan lagi pilihan utama di lini tengah, pengalaman dan kepemimpinan Henderson dinilai masih memiliki peran penting di ruang ganti Three Lions.
Kehilangan pemain berusia 36 tahun itu dapat mengurangi kedalaman skuad Tuchel. Apalagi, Norwegia datang dengan performa impresif bersama mesin gol mereka, Erling Haaland. Tanpa Henderson, Inggris kehilangan sosok yang bisa menenangkan permainan di saat-saat genting.
Editor: Andri Setiawan
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Artikel Terkait
KPK Pastikan Status Mahasiswa Baru Unsoed Tak Terdampak Kasus Dugaan Pemerasan
KJRI Houston Putar Perdana Film Animasi Jumbo untuk Rayakan HUT ke-81 RI
Polisi Tembus Tujuh Titik Terisolir di NTT Usai Gempa, Distribusi Bantuan Terhambat Medan Ekstrem
Manchester United Sepakati Transfer Carlos Baleba dari Brighton Senilai Rp1,5 Triliun