Sopir Truk di Makassar Dianiaya Sesama Sopir Gegara Serobot Antrean Solar di SPBU

- Minggu, 19 Juli 2026 | 12:00 WIB
Sopir Truk di Makassar Dianiaya Sesama Sopir Gegara Serobot Antrean Solar di SPBU
PARADAPOS.COM - Seorang sopir truk bernama Aswandi (30) menjadi korban penikaman oleh sesama sopir, Hendra (31), di SPBU Cokroaminoto, Jalan Perintis Kemerdekaan, Kecamatan Tamalanrea, Makassar, Sulawesi Selatan, pada Minggu (19/7/2026) pagi sekitar pukul 09.44 Wita. Insiden ini dipicu oleh dugaan penyerobotan antrean saat hendak mengisi bahan bakar minyak (BBM) jenis solar. Korban kini menjalani perawatan intensif di RSUP Dr Wahidin Sudirohusodo Makassar, sementara pelaku telah diamankan oleh pihak kepolisian.

Kronologi Kejadian di SPBU

Peristiwa bermula saat antrean kendaraan di SPBU Cokroaminoto mulai memanjang. Menurut keterangan Kanit Reskrim Polsek Tamalanrea, Iptu Ismail, laporan mengenai penikaman itu masuk setelah terjadi keributan di lokasi. “Ada laporan masuk terkait penikaman yang terjadi saat antre solar. Kejadiannya antara sesama sopir mobil truk,” jelasnya kepada wartawan. Pelaku, Hendra, diketahui sempat melancarkan dua kali tikaman ke arah korban. Namun, salah satu serangan berhasil ditangkis oleh Aswandi. “Ada dua kali tikaman yang dilakukan pelaku, tetapi hanya satu yang mengenai badan korban. Tikaman yang satunya berhasil ditangkis,” ucap Ismail.

Kesaksian Petugas SPBU

Arjun, seorang petugas SPBU Cokroaminoto yang menyaksikan langsung kejadian, menuturkan detik-detik menjelang aksi penikaman. Menurutnya, pelaku sudah lebih dulu berada dalam antrean untuk pengisian solar, namun korban tiba-tiba menyelip dan menyerobot. “Posisi pelaku ini masih antre jadi posisinya belum maju karena masih kena antrean,” ujar Arjun. Situasi itu sontak membuat Hendra kesal. Keduanya terlibat adu mulut di lokasi. Percekcokan yang awalnya hanya verbal itu ternyata berujung pada tindakan nekat. Arjun mengaku tidak menyangka pelaku akan menggunakan senjata tajam jenis badik untuk menikam korban. “Nda jadi kabur, belum sempat mengisi (BBM) sudah mau kabur setelah melakukan penikaman, ditahan langsung di sini,” imbuhnya. Setelah kejadian, pelaku sempat berusaha melarikan diri namun berhasil ditahan oleh warga sekitar. Sementara itu, korban langsung dilarikan ke rumah sakit oleh petugas keamanan setempat untuk mendapatkan pertolongan medis. Hingga berita ini diturunkan, polisi masih melakukan pemeriksaan lebih lanjut terhadap pelaku untuk mengungkap motif pasti di balik peristiwa tersebut.

Editor: Joko Susilo

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar