Pencarian Presenter TVRI Papua Barat yang Hanyut di Air Terjun Memti Masih Nihil, Tim SAR Perluas Area

- Minggu, 19 Juli 2026 | 18:00 WIB
Pencarian Presenter TVRI Papua Barat yang Hanyut di Air Terjun Memti Masih Nihil, Tim SAR Perluas Area
PARADAPOS.COM - Operasi pencarian dan pertolongan terhadap Yanto Idorway, presenter TVRI Papua Barat yang hanyut terseret arus di kawasan Air Terjun Memti, Kampung Sisrang, Kabupaten Pegunungan Arfak, belum membuahkan hasil hingga hari kedua. Tim gabungan SAR mengoptimalkan pencarian melalui udara dan darat, namun terkendala medan berat, kabut, dan suhu dingin. Pencarian akan dilanjutkan pada Senin, 20 Juli 2026, dengan perluasan area. Kepala Kantor SAR Manokwari, Yefri Sabaruddin, menyampaikan bahwa operasi hari kedua resmi ditutup pada pukul 18.42 WIT. “Operasi SAR hari kedua ditutup pukul 18.42 WIT. Operasi akan dilanjutkan kembali besok (20 Juli) pagi dengan memperluas area pencarian,” jelasnya, Minggu, 19 Juli 2026.

Tim Gabungan Bergerak Kaki Menuju Lokasi

Operasi pencarian pada hari kedua dimulai pukul 07.30 WIT setelah koordinasi intensif antar unsur SAR gabungan. Personel yang diterjunkan berasal dari Kantor SAR Manokwari, Polres Pegunungan Arfak, dan Kodim 1812/Pegunungan Arfak. Tim bergerak menggunakan satu unit rescue car dan sembilan kendaraan operasional milik potensi SAR. Namun, perjalanan tidak bisa dilanjutkan dengan kendaraan setelah tiba di titik tertentu. “Kendaraan tidak bisa sampai di lokasi kejadian, sehingga tim gabungan harus berjalan kaki,” ujar Yefri. Jarak tempuh yang harus dilalui dengan berjalan kaki mencapai sekitar tiga kilometer.

Medan Berat dan Kabut Menjadi Tantangan

Yefri mengungkapkan, tim menghadapi berbagai kendala selama operasi berlangsung. Medan yang terjal, akses menuju lokasi yang jauh, kabut tebal di sepanjang perjalanan, serta suhu udara dingin di kawasan pegunungan menjadi tantangan utama. Untuk mengatasi keterbatasan visual, tim gabungan memanfaatkan drone thermal guna melakukan pemantauan dari udara. Aliran sungai disisir secara sistematis untuk mendeteksi keberadaan korban yang hanyut sekitar pukul 14.00 WIT, Sabtu, 18 Juli 2026. “Tim juga memasang sistem pengamanan (safety line) agar area sekitar lokasi kejadian dapat diperiksa secara maksimal,” ungkapnya.

Kronologi Kejadian

Korban dilaporkan hanyut setelah tergelincir saat menyeberangi aliran sungai menuju kawasan Air Terjun Memti. Peristiwa nahas itu terjadi di Kampung Sisrang. Dua kerabat korban sempat melakukan pencarian secara mandiri, namun belum membuahkan hasil. Hingga operasi hari kedua ditutup, Yanto Idorway belum ditemukan.

Editor: Paradapos.com

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar