PARADAPOS.COM - Menteri Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) Maman Abdurrahman menyatakan bahwa penyelenggaraan nonton bareng (nobar) Piala Dunia 2026 telah mendorong perputaran ekonomi daerah. Hal ini terlihat dari peningkatan penjualan produk UMKM, makanan, minuman, hingga aktivitas usaha di warung kopi dan kafe. Pernyataan tersebut disampaikan Maman di sela acara nobar final Piala Dunia 2026 bersama ribuan pengemudi ojek daring di kawasan Kementerian UMKM, Jakarta, pada Senin dini hari.
Dampak Ekonomi dari Nobar Piala Dunia
Berdasarkan laporan yang diterima dari sejumlah kepala daerah, Maman mengungkapkan bahwa selama sebulan terakhir, kegiatan nobar memberikan dampak positif yang nyata. Tidak hanya terhadap perputaran uang di tingkat lokal, tetapi juga memperkuat pemberdayaan para pelaku UMKM di berbagai wilayah.
“Kalau berdasarkan informasi dan laporan kepala daerah, di daerah-daerah juga ya, impact dari Piala Dunia ini terhadap ekonomi di daerah bergerak dan juga pemberdayaan UMKM juga bergerak,” kata Maman saat ditemui di tengah kerumunan ribuan pengemudi ojek daring yang antusias menyaksikan pertandingan final.
Peningkatan aktivitas ekonomi ini, menurutnya, sangat terlihat dari bertambahnya permintaan berbagai produk. Mulai dari pakaian bertema sepak bola, aneka makanan dan minuman, hingga produk-produk UMKM lainnya yang mendadak laris manis selama pertandingan berlangsung.
Warung Kopi dan Kafe Kebanjiran Pengunjung
Maman menuturkan, banyak warung kopi, kafe, dan tempat usaha kecil lainnya yang ikut menggelar acara nobar. Langkah ini secara langsung meningkatkan jumlah pengunjung dan menciptakan peluang tambahan pendapatan bagi pelaku usaha mikro dan kecil setempat. Suasana menjadi lebih hidup ketika layar televisi dipasang di sudut-sudut ruangan, menarik warga untuk duduk lebih lama sambil memesan makanan dan minuman.
Kementerian UMKM bersama komunitas ojek daring sengaja menggelar nobar final Piala Dunia ini. Tujuannya bukan sekadar menonton pertandingan, tetapi juga sebagai ajang mempererat silaturahmi dan mendukung semangat kebersamaan di kalangan pelaku UMKM seluruh Indonesia.
Hiburan di Balik Dukungan Tim Favorit
Suasana final semakin menarik dengan adanya perbedaan pilihan tim. Maman mengaku mendukung Spanyol, sementara Wakil Menteri UMKM Helvi Yuni Moraza lebih memihak Argentina. Perbedaan ini justru menjadi hiburan tersendiri yang dinikmati oleh ribuan peserta kegiatan.
Ia menegaskan bahwa siapa pun yang keluar sebagai pemenang bukanlah persoalan utama. “Tujuan penyelenggaraan kegiatan ini adalah mempertemukan pelaku UMKM dan pengemudi ojek daring dalam suasana penuh kebersamaan serta kekeluargaan,” ujarnya.
Ketika dimintai prediksi hasil pertandingan, Maman dengan nada santai mengaku penilaiannya bersifat subjektif. Sebagai pendukung Spanyol, ia memperkirakan tim favoritnya akan menang tipis dengan skor 2-1 atas Argentina.
Aspirasi Komunitas Ojek Daring
Maman menambahkan, kegiatan nobar final ini digelar atas aspirasi dari komunitas ojek daring. Awalnya, acara hanya direncanakan untuk babak semifinal. Namun, karena tingginya antusiasme, pemerintah memfasilitasi pertemuan yang lebih besar dan turut melibatkan pelaku UMKM binaan kementerian.
Di tempat yang sama, Wakil Menteri UMKM Helvi Yuni Moraza menekankan bahwa komunitas pengemudi ojek daring merupakan bagian dari keluarga besar UMKM. “Momentum nonton bareng ini diharapkan dapat mempererat silaturahmi dan kebersamaan,” jelasnya.
Berbeda dengan Maman, Helvi memprediksi Argentina akan mengalahkan Spanyol dengan skor 3-2. Prediksi ini ia sampaikan berdasarkan penilaiannya dari aspek teknis pertandingan yang telah ia amati.
Editor: Bagus Kurnia
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Artikel Terkait
Putri Papua Pertama Raih Sertifikasi Pilot Jet Komersial Airbus A320
Satpol PP Solo Sita 193 Cup Miras Ilegal di Outlet Ruang Bahagia Lokananta
Aston Villa Resmi Datangkan Joao Gomes dari Wolves dengan Biaya Transfer 35 Juta Euro
Stage Manager Asal Indonesia, Wellah Hatta, Jadi Kru Kunci di Balik Kemegahan Penutupan Piala Dunia 2026