PARADAPOS.COM - Seorang pria berinisial L tewas bersimbah darah setelah ditikam oleh rekannya di Jalan Cibangkong, Kecamatan Batununggal, Kota Bandung, pada Minggu (19/7/2026) malam. Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 23.45 WIB itu diduga dipicu oleh sengketa utang piutang antara keduanya. Terduga pelaku langsung diamankan warga di tempat kejadian dan kemudian diserahkan ke Polsek Batununggal.
Korban dan Pelaku Bukan Warga Setempat
Ketua RW setempat, Yudi, mengungkapkan bahwa korban ditemukan tergeletak di lokasi dengan luka tusuk yang parah. Menurutnya, baik korban maupun terduga pelaku bukanlah warga yang menetap di kawasan Cibangkong.
“Korban sebetulnya bukan wilayah sini dan pelaku juga bukan warga sini. Pelaku sedang numpang meninap di uaknya kebetulan si korban menghampiri ke pelaku, sepertinya ada perselisihan utang piutang,” jelas Yudi di lokasi kejadian.
Ia menambahkan, keduanya sudah saling kenal selama beberapa tahun. Terduga pelaku diketahui sedang menginap di rumah kerabatnya di kawasan tersebut saat insiden berlangsung.
Kronologi Penagihan Utang yang Berujung Maut
Peristiwa bermula ketika korban mendatangi terduga pelaku untuk menagih utang sebesar Rp2 juta dan satu unit handphone. Pertemuan tersebut berlangsung tegang dan berubah menjadi cekcok mulut yang tak terhindarkan.
Seorang rekan mereka, Barnas, sempat berupaya melerai pertikaian tersebut. Namun, upaya itu tidak membuahkan hasil. Pelaku yang telah membawa pisau dapur kemudian menusuk korban hingga tewas di tempat.
Suasana malam di Jalan Cibangkong sontak gempar. Warga yang mendengar keributan berdatangan dan langsung mengamankan pelaku sebelum menyerahkannya ke petugas Polsek Batununggal.
Proses Hukum Berjalan
Saat ini, terduga pelaku telah ditahan untuk menjalani proses hukum lebih lanjut. Pihak kepolisian masih mendalami motif dan kronologi pasti peristiwa tersebut. Belum ada keterangan resmi dari aparat mengenai perkembangan penyelidikan lebih lanjut.
Peristiwa ini menjadi pengingat betapa persoalan utang piutang yang tidak terselesaikan dengan kepala dingin bisa berujung pada tragedi. Di tengah hiruk pikuk kota Bandung, malam Minggu yang seharusnya tenang berubah menjadi mencekam.
Editor: Bagus Kurnia
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Artikel Terkait
Presiden Prabowo Perintahkan Menteri Belajar ke India, Brasil, Tiongkok, dan Vietnam untuk Tekan Angka Kelaparan
Spanyol Kalahkan Argentina di Final, Akhirnya Juara Piala Dunia 2026
Polisi Tangkap Empat Tersangka Baru, Total 17 Pelaku Kekerasan Seksual Anak di Sampang
Pria di Medan Bakar Ayah Kandung Hingga Kritis, Diduga Depresi Ditinggal Istri