Trump Konfirmasi Serangan Balasan ke Iran Buntut Tewasnya Tiga Personel Militer AS

- Senin, 20 Juli 2026 | 05:00 WIB
Trump Konfirmasi Serangan Balasan ke Iran Buntut Tewasnya Tiga Personel Militer AS
PARADAPOS.COM - Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, mengonfirmasi bahwa serangan militer terbaru yang dilancarkan ke Iran merupakan aksi balasan langsung atas tewasnya tiga personel militer AS di Timur Tengah. Pernyataan tersebut disampaikan Trump saat tiba di Pangkalan Militer Gabungan Andrews, Maryland, pada Minggu malam waktu setempat. Ia menegaskan bahwa operasi ini menyasar sejumlah lokasi di Iran dan telah menimbulkan kerusakan signifikan, meskipun ia tidak merinci sasaran atau skala dampak yang ditimbulkan.

Serangan Balasan untuk "Tiga Patriot"

Di hadapan awak media, Trump tampak serius ketika mengomentari operasi militer tersebut. Ia menyebut ketiga prajurit yang gugur sebagai patriot sejati. "Kami kembali menyerang mereka dengan sangat keras malam ini. Tindakan ini kami lakukan demi tiga patriot hebat yang telah gugur," ujarnya, dikutip dari laporan Antara. Suasana di pangkalan militer itu terasa tegang. Trump tidak memberikan penjelasan teknis mengenai bagaimana serangan itu dilakukan, namun ia menekankan bahwa operasi ini sudah direncanakan sebagai respons yang proporsional.

Sikap Tegas Terhadap Program Nuklir Iran

Dalam kesempatan yang sama, Trump kembali mengulangi sikap keras pemerintahannya terhadap program nuklir Iran. Ia menegaskan bahwa Washington tidak akan mentolerir Tehran memiliki senjata nuklir. "Kami akan terus mengambil langkah untuk memastikan tujuan itu tercapai," jelasnya. Pernyataan ini menegaskan kembali posisi AS yang selama ini vokal menentang ambisi nuklir Iran. Trump juga mengklaim bahwa Amerika Serikat kini menguasai jalur pelayaran strategis Selat Hormuz. Ia menyebut Iran tidak lagi berada dalam posisi yang kuat untuk mengancam keamanan di kawasan tersebut.

Penilaian Atas Kemampuan Militer Iran

Lebih lanjut, Trump menilai kekuatan militer Iran saat ini sudah melemah secara signifikan. Meskipun Iran masih memiliki persediaan rudal dan pesawat nirawak, menurutnya jumlah tersebut tidak lagi cukup untuk menjadi ancaman besar. "Kemampuan mereka sudah tidak seperti dulu," ungkapnya. Trump juga menegaskan bahwa pendekatan AS terhadap Iran kini tidak lagi terbatas pada upaya pencegahan pengembangan senjata tertentu. Ia mengisyaratkan bahwa Washington siap mengambil langkah yang lebih jauh, termasuk melanjutkan operasi militer, jika situasi dianggap memerlukan tindakan lanjutan.

Editor: Dian Lestari

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar