PARADAPOS.COM - Polda Metro Jaya tengah menyelidiki informasi yang beredar di media sosial mengenai rencana distribusi obat keras jenis Tramadol kepada kelompok yang akan menggelar aksi unjuk rasa di kawasan Tanah Abang, Jakarta Pusat. Penyelidikan ini dilakukan untuk mengantisipasi peredaran obat terlarang yang dapat memicu kericuhan. Informasi tersebut pertama kali mencuat melalui unggahan akun Instagram @badanperwakilannetizen2 yang menyebutkan adanya pasokan Tramadol secara terorganisasi.
Polisi Bergerak Cepat Selidiki Rute Distribusi
Direktur Reserse Narkoba Polda Metro Jaya Kombes Ahmad David menyatakan pihaknya segera mendalami kebenaran informasi tersebut. “Kita segera dalami,” ujarnya saat dikonfirmasi di Jakarta, Senin, 20 Juli 2026.
Ahmad David menegaskan bahwa polisi akan dikerahkan untuk menyisir sejumlah titik dan jalur yang diduga kuat menjadi rute distribusi Tramadol. Langkah ini diambil agar peredaran obat keras tersebut bisa dicegah sebelum sampai ke tangan para pengunjuk rasa.
Kronologi Munculnya Informasi di Media Sosial
Sebelum penyelidikan dimulai, publik dihebohkan dengan unggahan di Instagram dari akun @badanperwakilannetizen2. Akun tersebut mengklaim bahwa dalam waktu dekat, ada oknum aparat yang akan mendistribusikan Tramadol kepada suatu kelompok untuk merusuh di tengah aksi demo yang seharusnya berlangsung damai.
Unggahan itu juga secara spesifik mencantumkan rute pendistribusian Tramadol yang direncanakan. Hal inilah yang kemudian mendorong pihak kepolisian untuk segera turun tangan dan melakukan verifikasi di lapangan.
Fokus Penyelidikan dan Antisipasi di Lapangan
Hingga berita ini diturunkan, penyidik masih bekerja mengumpulkan bukti dan keterangan dari berbagai pihak. Kombes Ahmad David menekankan bahwa pihaknya tidak akan mentolerir segala bentuk upaya pengrusakan aksi damai dengan memanfaatkan obat-obatan terlarang.
“Kami akan menyisir titik-titik yang dicurigai. Tidak ada ruang bagi peredaran narkoba dalam bentuk apa pun, terutama yang dikaitkan dengan aksi unjuk rasa,” tegasnya.
Situasi di kawasan Tanah Abang sendiri terpantau kondusif, meskipun aparat kepolisian tetap meningkatkan kewaspadaan di beberapa titik rawan. Langkah preventif ini diambil untuk memastikan tidak ada pihak yang memanfaatkan momen demonstrasi untuk kepentingan yang melanggar hukum.
Editor: Laras Wulandari
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Artikel Terkait
Revitalisasi Saluran Air Sepanjang 403 Meter di Duren Sawit Mulai Dikerjakan, Target Rampung Akhir September
Polisi: Laporan Hotman Paris soal Dugaan Penggelapan Rp3,29 Miliar oleh Rocky Napitupulu Terhenti karena Tersangka Meninggal
TKI Asal Maros Ditemukan Tewas di Armenia, Diduga Tangan dan Kaki Terikat Lakban
BNPB Catat Kebakaran Hutan dan Lahan Dominasi Bencana di Indonesia, 48 Hektare di Buleleng Jadi Terluas