PARADAPOS.COM - Bupati Lombok Barat, Lalu Ahmad Zaini, menjalani pemeriksaan intensif di Gedung Merah Putih Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Jakarta, pada Senin malam, 20 Juli 2026, sekitar pukul 22.00 WIB. Kedatangannya merupakan buntut dari operasi tangkap tangan (OTT) yang digelar penyidik di Lombok Barat pada pagi harinya. Dalam operasi tersebut, KPK mengamankan total 19 orang dan menyita uang ratusan juta rupiah yang diduga terkait dengan sejumlah proyek di Kabupaten Lombok Barat.
Kedatangan Malam Hari di Markas KPK
Suasana di sekitar gedung KPK tampak tenang ketika Lalu Ahmad Zaini tiba. Ia mengenakan kemeja lengan panjang biru muda, jaket cokelat, dan menggendong ransel hitam. Langkahnya mantap, namun ia memilih bungkam saat awak media yang sudah menunggu berusaha menggali keterangan. Pertanyaan demi pertanyaan dilontarkan, tetapi tak sepatah kata pun keluar dari mulutnya.
Operasi Tangkap Tangan di Lombok Barat
Sebelumnya, pada Senin pagi, penyidik KPK menggelar operasi senyap di Lombok Barat. Operasi ini tidak hanya menyasar satu titik. Sebagian besar pihak yang diamankan ditangkap di rumah dinas masing-masing. Sementara itu, beberapa lainnya diamankan di lokasi berbeda yang berada di luar wilayah Kabupaten Lombok Barat.
Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, memberikan sedikit gambaran mengenai kasus ini. "Lalu Ahmad Zaini diduga menerima uang yang berasal dari sejumlah proyek di Kabupaten Lombok Barat," ungkapnya dalam keterangan resmi.
Status Hukum dan Pengumuman Resmi
Hingga saat ini, Lalu Ahmad Zaini dan 18 orang lainnya masih berstatus sebagai terperiksa. KPK belum menetapkan tersangka dalam perkara ini. Lembaga antirasuah itu menyatakan akan mengumumkan secara resmi konstruksi perkara beserta penetapan status hukum para pihak yang diamankan setelah rangkaian pemeriksaan selesai dilakukan. Proses ini ditargetkan rampung paling lambat dalam waktu 1 x 24 jam sejak penangkapan.
Publik kini menanti kejelasan dari KPK mengenai detail kasus yang menjerat kepala daerah tersebut.
Editor: Paradapos.com
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Artikel Terkait
MG S5 EV Hadir sebagai SUV Listrik Keluarga dengan Fitur Antimabuk Perjalanan
BPBD Kotim Kaji Kenaikan Status Karhutla Jadi Tanggap Darurat, Tunggu Data Kualitas Udara
Revitalisasi Saluran Air Sepanjang 403 Meter di Duren Sawit Mulai Dikerjakan, Target Rampung Akhir September
Polisi: Laporan Hotman Paris soal Dugaan Penggelapan Rp3,29 Miliar oleh Rocky Napitupulu Terhenti karena Tersangka Meninggal