150 Anak Pemulung dan Jalanan Diajak Keliling Istana Negara dalam Peringatan Hari Anak Nasional 2026

- Selasa, 21 Juli 2026 | 12:50 WIB
150 Anak Pemulung dan Jalanan Diajak Keliling Istana Negara dalam Peringatan Hari Anak Nasional 2026
PARADAPOS.COM - Sebanyak 150 anak dari latar belakang kurang mampu, termasuk anak pemulung dan anak jalanan, akan diajak mengunjungi Istana Kepresidenan di Jakarta pada Kamis, 30 Juli 2026, sebagai bagian dari rangkaian perayaan Hari Anak Nasional (HAN) 2026. Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Arifah Fauzi, menyampaikan bahwa kunjungan ini bertujuan untuk memberikan pengalaman edukatif dan inspiratif, sekaligus membuka kesempatan bagi anak-anak untuk bertemu langsung dengan Presiden Prabowo Subianto.

Anak-Anak Kurang Mampu Diajak Berkeliling Istana

Dalam keterangannya kepada awak media di Jakarta pada Selasa, 21 Juli 2026, Arifah Fauzi menjelaskan bahwa pihaknya sengaja memilih anak-anak dari kelompok marginal. “Ini yang akan diajak adalah para pemulung, anak-anak pemulung, kemudian anak-anak jalanan juga. Jadi ada sekitar 150 anak yang kita ajak,” ujarnya. Selama sehari penuh, anak-anak akan diajak berkeliling kompleks Istana Kepresidenan. Menteri Arifah berharap momen ini bisa menjadi pengalaman yang tak terlupakan, terutama jika mereka berkesempatan berbincang langsung dengan kepala negara. “Mudah-mudahan bisa bertemu dengan Bapak Presiden,” ungkapnya penuh harap. Kegiatan ini dirancang untuk menjadi sarana belajar interaktif yang menyenangkan. Anak-anak tidak hanya diajak mengenal lingkungan dan sejarah Istana, tetapi juga diharapkan dapat menumbuhkan rasa percaya diri, jiwa kepemimpinan, serta kecintaan terhadap tanah air. Lebih dari itu, kunjungan ini ingin menanamkan keyakinan bahwa suara dan peran mereka penting bagi masa depan bangsa.

Prinsip Perlindungan Anak Jadi Prioritas

Pemerintah daerah di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota didorong untuk menyelenggarakan kegiatan serupa, seperti kunjungan edukatif ke kantor pemerintahan daerah. Namun, penyelenggaraan kegiatan tersebut harus mengedepankan prinsip child safeguarding, pemenuhan hak-hak anak, serta memastikan lingkungan yang aman dan ramah anak.

Kunjungan ke Dufan untuk Anak Berkebutuhan Khusus

Selain kunjungan ke Istana, Kementerian PPPA juga menyiapkan agenda rekreasi edukatif lainnya. Anak-anak yang Memerlukan Pendampingan Khusus (AMPK) akan diajak bermain ke Dufan Ancol pada Sabtu, 25 Juli 2026. Kegiatan ini bertujuan memberikan ruang rekreasi yang edukatif, memperkuat interaksi sosial, meningkatkan pengetahuan melalui pengalaman langsung, serta mendukung tumbuh kembang anak secara optimal.

Editor: Paradapos.com

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini