PARADAPOS.COM - Sebanyak 297 siswa SMA Kemala Taruna Bhayangkara (KTB) resmi menempati gedung baru mereka di Gunung Sindur, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, pada Selasa, 21 Juli 2026. Wakapolri Komjen Dedi Prasetyo meninjau langsung kesiapan operasional sekolah yang digagas Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo ini. Para siswa yang terdiri dari 117 angkatan pertama dan 180 angkatan kedua sebelumnya menjalani kegiatan belajar di kompleks Global Darussalam Academy, Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, selama proses pembangunan.
Gedung Baru dengan Fasilitas Lengkap
Memasuki area sekolah, suasana berbeda langsung terasa. Bangunan empat lantai itu berdiri kokoh di tengah kawasan Gunung Sindur. Lantai dasar dirancang khusus sebagai pusat pembelajaran berbasis praktik, dilengkapi enam ruang laboratorium dan berbagai fasilitas penunjang akademik. Sementara itu, lantai dua hingga empat diperuntukkan bagi ruang kelas—total ada 24 kelas, dengan masing-masing delapan ruangan di setiap lantai.
Tak hanya itu, sekolah ini juga memiliki perpustakaan modern, gedung teater, pusat kebugaran, kolam renang, lapangan sepak bola berstandar internasional, ruang makan bersama, asrama putra dan putri, ruang kesehatan, serta rumah ibadah untuk enam agama. Seluruh fasilitas ini, menurut Komjen Dedi, dirancang untuk menciptakan lingkungan belajar yang aman, nyaman, inklusif, dan mendukung pembentukan karakter, kepemimpinan, prestasi akademik, maupun pengembangan bakat peserta didik.
Visi Besar Polri untuk Pendidikan Nasional
Di sela-sela pengecekan, Wakapolri menyampaikan pandangannya tentang peran strategis sekolah ini. "Membangun sumber daya manusia adalah investasi paling strategis bagi masa depan Indonesia. Melalui SMA Kemala Taruna Bhayangkara, Polri ingin menghadirkan ekosistem pendidikan yang melahirkan generasi unggul, berkarakter, menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi, serta siap menjadi pemimpin yang mampu membawa Indonesia bersaing di tingkat global," ujar Komjen Dedi.
Ia menambahkan bahwa sekolah yang didirikan atas inisiatif Kapolri ini merupakan bagian dari upaya mendukung Asta Cita Presiden Prabowo Subianto. "Kami ingin sekolah ini menjadi rumah lahirnya calon-calon pemimpin bangsa yang memiliki integritas, semangat pengabdian, wawasan global, namun tetap berakar kuat pada nilai-nilai Pancasila dan kebangsaan," tutur mantan Inspektur Pengawasan Umum Polri tersebut.
Kurikulum Internasional dan Pembentukan Karakter
Saat peninjauan, para siswa tengah menjalani pre-test Matematika dan Bahasa Inggris, serta kegiatan pembinaan karakter. Beberapa di antaranya tampak berlatih drumband di halaman sekolah. Komjen Dedi mengungkapkan bahwa SMA KTB telah bersertifikat International Baccalaureate Diploma Programme (IBDP) dari International Baccalaureate Organization (IBO).
Perpaduan Kurikulum International Baccalaureate (IB) dengan Kurikulum Nasional, lanjutnya, bertujuan membentuk siswa agar memiliki kemampuan berpikir kritis, berbasis riset, komunikatif, kolaboratif, serta menumbuhkan jiwa kepemimpinan dan penguasaan sains dan teknologi. "Inilah kontribusi Polri dalam mendukung Asta Cita Presiden Prabowo melalui pembangunan SDM unggul menuju Indonesia Emas 2045," jelasnya.
Pada kesempatan yang sama, Komjen Dedi juga memimpin pengukuhan Pengurus Harian Lembaga Perguruan Kemala Taruna Bhayangkara (LP-KTB). Rencananya, gedung baru SMA KTB akan diresmikan dalam waktu dekat.
Artikel Terkait
Program Makan Bergizi Gratis dan Sekolah Rakyat Terkendala Pengelolaan Air Limbah Tanpa IPAL Memadai
10.673 Hektare Sawah di Indramayu Terancam Puso Akibat Kemarau Panjang
DPRD Dorong PAM JAYA Percepat Sambungan Rumah Tangga Demi Tekan Angka Kehilangan Air
Tim Gabungan Amankan 8 Pelaku Penambangan Emas Ilegal di Kawasan Konservasi NTB