PARADAPOS.COM - Seorang wanita lanjut usia, Nuraini (64), ditemukan tewas di dalam rumahnya di Desa Ketapang, Kecamatan Ketapang, Lampung Selatan, pada Senin (20/7) malam. Korban pertama kali ditemukan oleh anggota keluarganya sekitar pukul 19.00 WIB dalam kondisi sudah meninggal dunia. Polisi yang tiba di lokasi menemukan sejumlah luka pada tubuh korban, termasuk luka sayatan, dan saat ini tengah menunggu hasil autopsi untuk memastikan penyebab pasti kematiannya.
Nuraini diketahui tinggal seorang diri di rumah tersebut. Kesehariannya yang tenang berubah menjadi gempar ketika pihak keluarga datang berkunjung dan mendapati pintu rumah terkunci dari dalam. Setelah berhasil masuk, mereka menemukan Nuraini sudah tidak bernyawa. Suasana duka langsung menyelimuti kampung tersebut, dan keluarga segera melaporkan kejadian ini ke Polsek Penengahan.
Polisi Lakukan Olah TKP dan Evakuasi Jenazah
Setelah menerima laporan, tim kepolisian dari Polsek Penengahan langsung bergerak ke lokasi. Mereka melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) secara menyeluruh. Proses evakuasi jenazah berlangsung hati-hati, mengingat kondisi tubuh korban yang menunjukkan tanda-tanda kekerasan.
Jenazah Nuraini kemudian dibawa ke RSUD dr. Bob Bazar Kalianda untuk menjalani autopsi. Langkah ini diambil untuk mengungkap secara ilmiah apa yang sebenarnya terjadi pada korban. Hasil autopsi diharapkan bisa memberikan petunjuk jelas bagi penyelidikan yang tengah berjalan.
Temuan Awal: Luka di Kepala, Wajah, dan Leher
Kapolsek Penengahan, Iptu Donal Afriansyah, memberikan keterangan kepada wartawan pada Selasa (21/7). Dari hasil pemeriksaan awal, tim medis menemukan beberapa luka yang cukup mengkhawatirkan. "Secara visual memang terlihat ada beberapa luka, termasuk luka sayatan. Namun kami masih menunggu hasil resmi autopsi untuk memastikan penyebab kematiannya," ujar Donal.
Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa luka-luka tersebut tersebar di beberapa bagian tubuh. Di antaranya, luka di bagian belakang kepala dan wajah, memar di leher, serta luka di kedua tangan korban. Temuan luka akibat benda tajam juga menjadi perhatian serius bagi penyidik. Semua temuan ini masih bersifat sementara dan akan diverifikasi melalui proses autopsi yang lebih mendalam.
“Korban ditemukan oleh pihak keluarga di rumahnya dalam keadaan sudah meninggal dunia. Selanjutnya kejadian tersebut dilaporkan kepada pihak kepolisian,” jelasnya. Hingga berita ini diturunkan, polisi masih terus mendalami kasus ini dan belum menetapkan siapa pun sebagai tersangka. Penyelidikan masih berfokus pada pengumpulan barang bukti dan keterangan dari sejumlah saksi di sekitar lokasi kejadian.
Artikel Terkait
Spanyol Juara Piala Dunia Berkat Kepercayaan pada Pemain Muda, Jadi Cermin bagi Dominasi Pemilih Muda Indonesia
Pria di Surabaya Raup Omzet Rp18 Juta per Bulan dari Ternak Burung Blackthroat di Pekarangan Rumah
Tentara Lebanon Mulai Dikerahkan ke Zawtar al-Gharbiyeh Usai Penarikan Israel, Warga Belum Bisa Kembali
Pemerintah Alokasikan Rp 21,16 Triliun untuk Rehabilitasi Infrastruktur Pascabencana di Tiga Provinsi Sumatera