PARADAPOS.COM - Empat perwira muda menerima penghargaan Adhi Makayasa 2026 sebagai lulusan terbaik dari Akademi TNI dan Akademi Kepolisian dalam sebuah upacara di Istana Merdeka, Jakarta, Rabu, 22 Juli 2026. Presiden Prabowo Subianto secara langsung menyematkan tanda pangkat kepada mereka. Menariknya, tiga dari empat peraih penghargaan tersebut merupakan alumni SMA Taruna Nusantara.
Presiden Pimpin Upacara Prasetya Perwira
Suasana khidmat menyelimuti halaman Istana Merdeka saat Presiden Prabowo Subianto memimpin Upacara Prasetya Perwira TNI dan Polri Tahun 2026. Di momen inilah, keempat perwira terbaik menerima tanda kehormatan Adhi Makayasa. Penghargaan ini diberikan kepada lulusan yang dinilai unggul secara seimbang dalam tiga aspek penting: akademik, jasmani, serta kepribadian atau mental selama masa pendidikan.
Peraih dari Akademi Militer
Dari Akademi Militer, penghargaan Adhi Makayasa diraih oleh Sermatar Calvin Tidar Sakti, nomor akademi 2023.010. Pria kelahiran Jember, Jawa Timur, 19 November 2004 ini merupakan lulusan SMAN 2 Cimahi. Ia menjadi satu-satunya peraih Adhi Makayasa tahun ini yang bukan berasal dari SMA Taruna Nusantara.
Calvin adalah putra dari pasangan Kolonel TNI AD Budi Saroso dan Indri Setiyo Astuti. Sang ayah merupakan prajurit aktif TNI Angkatan Darat, sementara ibunya berprofesi sebagai ibu rumah tangga.
Peraih dari Akademi Angkatan Laut
Sementara itu, dari Akademi Angkatan Laut, penghargaan serupa diberikan kepada Sermatar (P) Muhammad Rizqi Wira Utama Baihaqi Putra, nomor akademi 2023.540. Ia lahir di Ambon, Maluku, pada 16 Agustus 2001 dan merupakan alumni SMA Taruna Nusantara angkatan ke-27.
Ayah Rizqi, Kolonel TNI AD Akhmad Baihaki, juga seorang prajurit TNI Angkatan Darat. Ibunya bernama Ari Nurhayati.
Peraih dari Akademi Angkatan Udara
Dari Akademi Angkatan Udara, penghargaan Adhi Makayasa jatuh kepada Sermatar Yehezkiel Bonaventura Yudaniarman, nomor akademi 2023.783. Yehezkiel lahir di Yogyakarta pada 24 November 2004 dan merupakan alumni SMA Taruna Nusantara angkatan ke-31.
Ayahnya, Wahyu Dwi Hari Susanto, berprofesi sebagai wiraswasta. Sementara ibunya, Veni Kusumaning Tyas Palupi, bekerja sebagai pegawai BUMN.
Peraih dari Akademi Kepolisian
Penghargaan Adhi Makayasa dari Akademi Kepolisian diraih oleh Brigtar Harindra Arsandho Tegarbaja, nomor akademi 200403013113. Ia lahir di Mataram, Nusa Tenggara Barat, pada 8 Maret 2004 dan juga merupakan alumni SMA Taruna Nusantara angkatan ke-31.
Harindra adalah anak dari Suhartono Todiman dan Baiq Indira Rahmi. Kedua orang tuanya berprofesi sebagai aparatur sipil negara. Sang ayah bertugas sebagai staf khusus wali kota.
Tentang Adhi Makayasa
Adhi Makayasa merupakan penghargaan tahunan yang bergengsi di lingkungan TNI dan Polri. Penghargaan ini diberikan kepada lulusan terbaik dari masing-masing akademi, yaitu Akademi Militer, Akademi Angkatan Laut, Akademi Angkatan Udara, dan Akademi Kepolisian. Kriteria penilaiannya mencakup keseimbangan prestasi akademik, kemampuan fisik, serta integritas kepribadian dan mental selama menjalani pendidikan.
Editor: Paradapos.com
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Artikel Terkait
Polri Tegaskan Penangkapan Warga Palestina Abdul Karim Sesuai Prosedur dan Red Notice Interpol
Polisi Bongkar Gudang BBM Subsidi Ilegal di Rohil, Sita Ribuan Liter dan Tiga Tersangka
Kepala Badan Gizi Nasional Nanik Deyang Mundur karena Sakit Jantung, Diminta Prabowo Awasi Program MBG
IHSG Melonjak 0,76 Persen di Awal Perdagangan, Terdorong Sentimen Positif Wall Street