Bandar Narkoba di Pekanbaru Ditembak Polisi Setelah Lukai Petugas dengan Cutter

- Rabu, 22 Juli 2026 | 09:25 WIB
Bandar Narkoba di Pekanbaru Ditembak Polisi Setelah Lukai Petugas dengan Cutter
PARADAPOS.COM - Seorang bandar narkoba berinisial SD terpaksa ditembak oleh anggota Ditresnarkoba Polda Riau saat proses penangkapan di Pekanbaru pada Rabu, 22 Juli 2026. Tersangka dilumpuhkan setelah menyerang petugas menggunakan pisau cutter, sehingga aparat mengambil tindakan tegas terukur. Dari lokasi kejadian, polisi mengamankan 50 butir ekstasi dan satu pisau cutter sebagai barang bukti.

Informasi Masyarakat Jadi Titik Awal

Pengungkapan kasus ini bermula dari laporan warga yang menyebutkan adanya seseorang yang diduga bisa menyediakan narkotika di wilayah Kota Pekanbaru. Kasubdit II Ditresnarkoba Polda Riau Kompol Bagus Faria menjelaskan bahwa informasi itu langsung ditindaklanjuti oleh timnya. "Anggota Subdit II Ditresnarkoba Polda Riau mendapatkan informasi dari masyarakat bahwasanya ada seseorang yang bisa menyediakan narkotika," kata Bagus di Pekanbaru, Rabu, 22 Juli 2026.

Penyamaran dan Transaksi Fiktif

Menindaklanjuti petunjuk tersebut, petugas melakukan penyamaran dengan membuat kesepakatan transaksi bersama pelaku di lokasi yang telah ditentukan. Ketika anggota yang menyamar tiba di tempat yang disepakati, pelaku datang bersama satu orang rekannya. Padahal, sebelumnya pelaku berjanji akan datang seorang diri. Situasi berubah cepat saat petugas melihat barang bukti narkotika. Tim langsung berupaya melakukan penangkapan, namun para pelaku tidak tinggal diam. "Pada saat mencoba diamankan, para pelaku melakukan perlawanan dengan melukai personel yang melakukan penyamaran," ujar Bagus.

Perlawanan dan Tindakan Tegas

Saat proses penangkapan berlangsung, tim lain yang sudah bersiaga di sekitar lokasi langsung bergerak membantu pengamanan. Salah satu pelaku diberikan tindakan tegas terukur setelah melakukan perlawanan. Suasana di lapangan sempat tegang, mengingat tersangka menggunakan pisau cutter untuk melukai anggota polisi. Dari lokasi kejadian, petugas menemukan 50 butir narkotika jenis ekstasi serta satu buah pisau cutter yang diduga digunakan untuk melukai anggota polisi. Selanjutnya, polisi membawa tersangka ke Rumah Sakit Bhayangkara Polda Riau untuk mendapatkan perawatan. Sementara itu, satu rekan tersangka yang berada di lokasi berhasil melarikan diri dan masih dalam pengejaran petugas. Tim gabungan saat ini terus melakukan pencarian di sejumlah titik yang diduga menjadi tempat persembunyian pelaku.

Editor: Reza Pratama

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar