PARADAPOS.COM - KARA dan SunKARA, dua merek produk turunan kelapa milik Sambu Group, berhasil membawa pulang empat penghargaan sekaligus dalam ajang Indonesia Original Brand Award (IOBA) 2026. Acara puncak penghargaan ini berlangsung di Hotel Shangri-La, Jakarta, pada 21 Juli 2026. Dalam kompetisi yang digelar oleh SWA Media Group tersebut, KARA meraih predikat "Very Good" untuk kategori "Coconut Water", serta predikat "Excellent" untuk "Coconut Cooking Oil" dan "Coconut Cream". Sementara itu, SunKARA menyusul dengan predikat "Excellent" pada kategori "Coconut Cream".
Empat Penghargaan untuk Dua Merek
Penghargaan ini bukan sekadar seremoni. Lebih dari itu, capaian ini menjadi bukti nyata atas konsistensi KARA dalam menghadirkan produk berbasis kelapa yang berkualitas. Di tengah persaingan pasar yang kian ketat, pengakuan dari ajang sebesar IOBA 2026 menjadi indikator bahwa merek lokal mampu bersaing, baik di dalam negeri maupun di kancah internasional.
Tema yang diusung tahun ini pun relevan: “Strengthening Indonesian Local Brands for Domestic and International Competitiveness in the Tough and Challenging Market.” Tema tersebut menekankan pentingnya fondasi bisnis yang kokoh, kedekatan dengan konsumen, serta kemampuan beradaptasi di tengah dinamika pasar.
Metode Penilaian yang Ketat
Proses penentuan pemenang tidaklah sederhana. Tim penyelenggara melakukan survei terhadap 5.000 responden yang tersebar di enam kota besar Indonesia: Medan, Jabodetabek, Bandung, Semarang, Surabaya, dan Makassar. Riset mendalam pun dilakukan dengan mengukur empat indikator utama, yaitu "Brand Awareness", "Loyalty", "Reputation", dan "Competitiveness".
Hasilnya, KARA dinilai berhasil membangun pengenalan merek yang kuat, menjaga loyalitas konsumen, serta mempertahankan reputasi positif. Produk-produk yang dihadirkan juga dinilai mampu bersaing di tengah perubahan preferensi pasar yang terus bergerak.
Apresiasi dari Manajemen
Dwianto Arif Wibowo, Corporate Communication Manager Sambu Group, menyampaikan rasa syukur dan apresiasinya atas pencapaian ini.
“Penghargaan Indonesia Original Brand Award 2026 merupakan apresiasi yang sangat berarti bagi KARA dan SunKARA. Pencapaian ini tidak hanya mencerminkan kekuatan merek, tetapi juga kepercayaan konsumen terhadap kualitas produk turunan kelapa yang kami hadirkan. Kami berterima kasih kepada seluruh konsumen, mitra, dan pihak yang telah menjadi bagian dari perjalanan KARA,” ujarnya.
Dwianto menambahkan, pihaknya akan terus berupaya menghadirkan produk berbasis kelapa yang relevan dengan kebutuhan konsumen masa kini, tanpa melupakan akar budaya Nusantara. Semangat ini, kata dia, kini diperkuat melalui kampanye “KARAborasi Lintas Generasi.”
Merawat Warisan Kuliner Nusantara
Kampanye “KARAborasi Lintas Generasi” hadir sebagai ruang kolaborasi antara pengalaman generasi terdahulu dan kreativitas generasi masa kini. Melalui berbagai konten edukatif dan inspiratif, KARA ingin menunjukkan bahwa produk turunan kelapa bukan sekadar bahan masakan, melainkan jiwa dari beragam tradisi kuliner Indonesia.
“KARAborasi Lintas Generasi mengajak masyarakat untuk merayakan kembali resep keluarga, cerita dari berbagai daerah, dan tradisi memasak berbasis kelapa. Kami percaya bahwa setiap sajian tidak hanya menghadirkan rasa, tetapi juga menyimpan cerita, nilai kebersamaan, dan identitas budaya yang perlu terus dijaga serta dikembangkan,” jelas Dwianto.
Dengan pendekatan ini, resep-resep warisan keluarga diharapkan dapat terus hidup dan dinikmati dengan cara penyajian yang lebih relevan. Pada saat yang sama, produk turunan kelapa Indonesia bisa menjangkau lebih banyak konsumen dengan latar belakang dan gaya hidup yang beragam.
Komitmen untuk Terus Bertumbuh
Raihan empat penghargaan ini semakin mempertegas komitmen KARA untuk terus tumbuh sebagai merek Indonesia yang berorientasi pada kualitas, konsumen, dan inovasi. Ke depan, KARA berencana untuk memperkuat daya saing produk kelapa Indonesia, baik di pasar domestik maupun internasional. Semua ini dilakukan sambil membawa kekayaan rasa Nusantara agar tetap hidup dan berkembang lintas generasi.
Editor: Wahyu Pradana
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Artikel Terkait
Kakek di Selayar Rela Tak Pakai Pelampung Demi Selamatkan Cucu, Lima Keluarga Masih Hilang
Kebakaran di Pasar Ciputat Hanguskan Toko Kue Kering, Kerugian Capai Rp65 Juta
Trump Ancam Bom Infrastruktur Sipil Iran Jika Kapal di Selat Hormuz Diserang
Alasan Kesehatan Diragukan, Pengamat Nilai Mundurnya Kepala BGN Inkonsisten karena Masih Bertahan di Komisaris Pertamina