PARADAPOS.COM - Foto seorang kakek bernama Muhammad Umar (80) yang memberikan pelampung kepada cucunya, Naura (13), sesaat sebelum KLM Nurul Salsa tenggelam di perairan Selayar, Sulawesi Selatan, viral di media sosial. Hingga saat ini, keduanya bersama tiga anggota keluarga lainnya masih belum ditemukan. Peristiwa ini terjadi pada Rabu (22/7/2026) di perairan Pulau Polassi, Selayar.
Detik-Detik Sebelum Kapal Karam
Camat Pasimasunggu, Nur Amin Arsyad, mengonfirmasi bahwa foto tersebut diambil saat kapal mengalami gangguan mesin dan berada dalam kondisi darurat. Menurut keterangan salah satu penumpang yang selamat, Kakek Umar saat itu memilih untuk tidak menggunakan pelampung yang tersedia.
"Foto itu diambil di kapal saat detik-detik blackout mesinnya. Keterangan warga selamat yang kami evakuasi, kakek ini sebenarnya memegang pelampung dan jaket, tetapi dia tidak mau pakai," jelas Nur Amin Arsyad kepada wartawan.
Keputusan di Tengah Kepanikan
Nur Amin menyebutkan, Umar dengan sigap memberikan pelampung tersebut kepada cucunya di tengah situasi panik yang melanda seluruh penumpang. Terlebih lagi, Umar merupakan penumpang paling tua di kapal tersebut.
"Sepertinya karena panik di situ, karena dia paling tua di situ. Begitu diberi jaket pelampung, langsung dia berikan ke cucunya," tuturnya.
Nuansa haru terasa dari pengorbanan seorang kakek yang rela melepas keselamatannya demi sang cucu. Di tengah hiruk-pikuk dan teriakan penumpang, Umar tetap tenang dan mengambil keputusan yang tak ternilai harganya.
Keluarga yang Berangkat Bersama
Umar diketahui berangkat bersama keluarganya usai menghadiri acara keluarga di Pasimasunggu Timur, Kecamatan Pasimasunggu. Mereka hendak kembali ke Kelurahan Benteng Utara, Kecamatan Bontoharu, menggunakan KLM Nurul Salsa.
"Muhammad Umar bersama istrinya, kemudian Naura cucunya. Mereka berenam dalam satu keluarga. Yang selamat hanya satu orang, sementara lima lainnya masih hilang," ungkap Nur Amin.
Hingga berita ini diturunkan, Naura bersama empat anggota keluarga lainnya masih dinyatakan hilang. Sementara itu, seorang tante Naura bernama Rosma berhasil selamat dan telah dievakuasi oleh tim gabungan. Operasi pencarian masih terus dilakukan oleh pihak berwenang di perairan sekitar Pulau Polassi.
Editor: Annisa Rachmad
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Artikel Terkait
KAI Pacu Layanan Berbasis Data Pelanggan, Catat 503,5 Juta Pengguna Sepanjang 2025
Kapolri Tinjau Bazar Bhayangkari di JICC, Dorong UMKM Naik Kelas Lewat Perluasan Pasar
Surya Paloh Optimistis NasDem Makin Diterima Masyarakat di Usia Garda Pemuda 15 Tahun
Kebakaran di Pasar Ciputat Hanguskan Toko Kue Kering, Kerugian Capai Rp65 Juta