KN SAR Ramawijaya 240 Terbakar Saat Perawatan di Pelabuhan Nizam Zachman, Basarnas Pastikan Tak Ada Korban Jiwa

- Rabu, 22 Juli 2026 | 18:25 WIB
KN SAR Ramawijaya 240 Terbakar Saat Perawatan di Pelabuhan Nizam Zachman, Basarnas Pastikan Tak Ada Korban Jiwa

Jakarta - PARADAPOS.COM - Sebuah kapal negara milik Basarnas, KN SAR Ramawijaya 240, terbakar saat menjalani perawatan rutin di area docking Pelabuhan Nizam Zachman, Muara Baru, Jakarta Utara, pada Rabu (22/7/2026) malam. Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Jakarta, Desiana Kartika Bahari, memastikan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Insiden ini terjadi sekitar pukul 18.40 WIB dan langsung ditangani oleh puluhan personel pemadam kebakaran.

Kebakaran Terjadi Saat Perawatan Tahunan

KN SAR Ramawijaya merupakan kapal pencarian dan pertolongan sepanjang 40 meter yang dioperasikan oleh Kantor SAR Mentawai. Saat kejadian, kapal tersebut tengah menjalani docking tahunan di galangan kapal milik PT Proskuneo Kadarusman. Proses perawatan ini adalah agenda rutin yang dilakukan untuk menjaga kelayakan operasional kapal.

“Tidak ada korban dalam peristiwa kebakaran tersebut, baik dari ABK yang sedang melakukan pengawasan maupun pegawai dari perusahaan docking kapal,” jelas Desiana dalam keterangannya yang dikutip dari Antara.

Lokasi Kejadian dan Kondisi Kapal

Pelabuhan Nizam Zachman yang berada di Muara Baru merupakan salah satu pusat aktivitas perikanan dan perkapalan di Jakarta Utara. Suasana di sekitar area docking sempat mencekam ketika api mulai membesar. Namun, berkat respons cepat dari petugas, situasi dapat segera terkendali.

“Saat insiden terjadi, kapal sedang berada di dok untuk menjalani proses perawatan,” ujar Desiana menambahkan.

Upaya Pemadaman dan Pendinginan

Sebanyak 20 unit mobil pemadam kebakaran dari Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gultarmat) DKI Jakarta dikerahkan ke lokasi. Personel rescue dari Kantor SAR Jakarta, khususnya dari Pos SAR Kepulauan Seribu, juga turun langsung membantu proses pemadaman. Kerja sama lintas instansi ini mempercepat penanganan api yang sempat membesar.

Desiana menjelaskan, berkat upaya intensif petugas gabungan, kobaran api berhasil dikendalikan dalam waktu yang relatif singkat. Saat ini, proses pemadaman telah memasuki tahap pendinginan untuk memastikan tidak ada titik api baru yang muncul di area kapal.

Penyebab Masih dalam Penyelidikan

Hingga berita ini diturunkan, penyebab pasti kebakaran masih belum diketahui. Pihak berwenang belum bisa memastikan apakah insiden ini murni akibat faktor teknis atau ada unsur lain di dalamnya.

“Penyebab kebakaran saat ini belum diketahui dan akan diserahkan kepada pihak kepolisian untuk diselidiki,” pungkas Desiana.

Proses investigasi akan dilakukan secara menyeluruh oleh aparat kepolisian bersama dengan tim ahli dari Basarnas. Semua pihak berharap kejadian serupa tidak terulang di masa mendatang, terutama pada aset-aset negara yang memiliki peran vital dalam misi kemanusiaan.

Editor: Yoga Santoso

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar

Terpopuler