Surya Paloh: NasDem Loyal ke Pemerintah Selama Masih Terbuka Dikoreksi

- Rabu, 22 Juli 2026 | 20:25 WIB
Surya Paloh: NasDem Loyal ke Pemerintah Selama Masih Terbuka Dikoreksi
PARADAPOS.COM - Ketua Umum Partai NasDem, Surya Paloh, menilai pemerintah masih berada di jalur yang benar selama bersedia menerima koreksi. Pernyataan itu disampaikan Paloh di sela-sela kegiatannya di Hotel Mercure, Ancol, Jakarta Utara, pada Rabu (22/7/2026). Ia menegaskan bahwa partainya, sebagai bagian dari koalisi, tetap loyal terhadap kebijakan pemerintah, namun ia juga memiliki sejumlah pemikiran dan saran yang akan disampaikan secara pribadi tanpa konsumsi publik untuk saat ini.

Loyalitas di Tengah Koalisi

Dalam kesempatan tersebut, Paloh terlebih dahulu menjelaskan posisi partainya. Ia menekankan bahwa NasDem berada dalam posisi yang harus tetap setia terhadap kebijakan yang diambil pemerintah. Suasana di lokasi tampak santai, namun pernyataan Paloh terdengar tegas. “Yang pertama saya katakan, memang itulah seluruh kebijakan pemerintah, di mana Partai NasDem ini adalah bagian dari partai koalisi, ya memang harus loyal di situ,” ujarnya kepada wartawan.

Koreksi Lewat Jalur Pribadi

Meski menyatakan loyalitas, Paloh mengaku memiliki sejumlah pemikiran yang ingin disumbangkan. Namun, ia memilih untuk tidak membuka semuanya di hadapan publik. Baginya, ada hal-hal yang lebih efektif jika disampaikan secara langsung. “Ada pemikiran-pemikiran barangkali yang perlu kita katakanlah sumbangkan, yang mungkin saja belum berarti semuanya pas dan tepat dengan apa yang berjalan sebagaimana yang kita pahami,” ungkap Paloh. Ia kemudian menambahkan, “Tetapi saya pikir itu bukan untuk konsumsi publik untuk sementara ini. Saya lebih memilih menempatkan ide, pemikiran, saran, dan pandangan saya secara person-to-person untuk melakukan koreksi jika diperlukan.”

Harapan di Tengah Kritik

Lebih jauh, politisi senior itu menyampaikan pandangannya mengenai arah pemerintahan saat ini. Menurutnya, selama masih ada ruang untuk kritik dan perbaikan, maka situasi masih terkendali. Namun, kekhawatiran muncul jika pintu koreksi itu tertutup rapat. “Apa pun itu, saya pikir saya masih menaruh harapan sepanjang koreksi itu terus-menerus dilakukan. Kita berjalan ke arah on the right track, ya. Namun, kalau kita sudah tidak mau lagi dikoreksi dan tidak mau ada perbaikan, nah itu baru gawat,” jelasnya. Pernyataan ini menegaskan bahwa meskipun berada dalam barisan koalisi, Paloh tetap mengedepankan sikap kritis yang konstruktif. Ia memilih jalur diplomatis dengan menyampaikan masukan secara personal, sembari berharap pemerintah tetap terbuka terhadap evaluasi.

Editor: Wahyu Pradana

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar