Tingkat Pengangguran Jakarta Turun ke 6,03 Persen, Pramono Sebut 62.180 Warga Baru Terserap Kerja

- Kamis, 23 Juli 2026 | 07:50 WIB
Tingkat Pengangguran Jakarta Turun ke 6,03 Persen, Pramono Sebut 62.180 Warga Baru Terserap Kerja
PARADAPOS.COM - Tingkat pengangguran di Jakarta turun menjadi 6,03 persen pada semester pertama 2026, seiring bertambahnya jumlah penduduk bekerja sebanyak 62.180 orang. Data ini diumumkan Gubernur Jakarta Pramono Anung di Balai Kota Jakarta, Rabu, 22 Juli 2026. Ia menyebutkan, tingkat partisipasi angkatan kerja kini mencapai 65,48 persen, dengan total penduduk bekerja sebanyak 5,2 juta jiwa.

Program Padat Karya dan Magang Jadi Andalan

Penurunan angka pengangguran ini tidak terlepas dari sejumlah program penciptaan lapangan kerja yang dijalankan pemerintah provinsi. Salah satunya adalah inisiatif padat karya yang berhasil membuka 2.843 kesempatan kerja di berbagai instansi. Pramono juga menyoroti program magang yang dirancang khusus bagi lulusan SMA di Jakarta. Melalui kerja sama dengan 107 perusahaan, program ini menyediakan 1.000 posisi magang bagi para pencari kerja muda. “Jakarta’s employment situation continues to improve, with the labor force participation rate now at 65.48 percent and the number of employed residents reaching 5.2 million,” ujarnya di hadapan awak media.

Pelatihan Keterampilan Menjangkau Ribuan Peserta

Selain itu, Pemerintah Provinsi Jakarta meluncurkan berbagai program pengembangan keterampilan. Salah satu yang menonjol adalah program Mobile Training Unit (MTU), yang telah menjangkau 2.731 peserta. Program-program ini, menurut Pramono, menjadi bukti bahwa fundamental ekonomi Jakarta tetap kokoh di tengah ketidakpastian. Ia menekankan bahwa pertumbuhan ekonomi yang kuat terus menciptakan lapangan kerja dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. “Despite volatile economic conditions, Jakarta continues to demonstrate strong economic growth, creating job opportunities and improving public welfare,” tuturnya menambahkan. Di lapangan, suasana di Balai Kota Jakarta pagi itu tampak sibuk. Para wartawan berdesakan di ruang konferensi, mencatat setiap pernyataan gubernur yang optimistis terhadap arah perekonomian ibu kota. Data ini, setidaknya, memberikan sedikit angin segar di tengah gejolak ekonomi global yang masih belum menentu.

Editor: Reza Pratama

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini