Pemerintah Kota dan Provinsi Sepakat Bongkar Teras Cihampelas demi Revitalisasi Ruang Publik

- Kamis, 23 Juli 2026 | 13:50 WIB
Pemerintah Kota dan Provinsi Sepakat Bongkar Teras Cihampelas demi Revitalisasi Ruang Publik
PARADAPOS.COM - Pemerintah Kota Bandung dan Pemerintah Provinsi Jawa Barat resmi memulai kolaborasi penataan ulang kawasan Teras Cihampelas setelah dokumen pengalihan aset memasuki tahap verifikasi oleh BPKP, BPK, dan Kemendagri. Wali Kota Bandung Muhammad Farhan menegaskan bahwa proses administrasi telah rampung dan tinggal menunggu hasil audit dari lembaga terkait. Langkah awal revitalisasi yang diminta Gubernur Jabar Dedi Mulyadi adalah pembongkaran struktur Teras Cihampelas untuk mengembalikan fungsi ruang publik yang nyaman bagi pejalan kaki.

Proses Administrasi Hampir Tuntas

Farhan mengungkapkan bahwa dokumen pengalihan aset Teras Cihampelas telah ditandatangani. Kini, prosesnya memasuki tahap verifikasi oleh Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP), Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), serta Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri). “Secara administrasi sudah selesai. Saya sudah menandatangani suratnya, sekarang tinggal proses administrasi antarbadan aset dan verifikasi,” ujarnya di Bandung, Kamis, 23 Juli 2026. Ia menambahkan bahwa pengalihan ini justru membuka peluang kolaborasi yang lebih erat antara pemerintah kota dan provinsi. “Konsekuensinya adalah kolaborasi. Ini konsekuensi yang menyenangkan karena pemerintah kota dan pemerintah provinsi bisa bersama-sama melakukan penataan kawasan,” kata Farhan.

Pembongkaran sebagai Langkah Awal

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi telah memberikan arahan tegas terkait revitalisasi kawasan tersebut. Farhan menyampaikan bahwa permintaan pembongkaran struktur Teras Cihampelas menjadi prioritas utama. “Pak Gubernur tetap meminta kita untuk membongkar Teras Cihampelas. Ya, kita lakukan,” tegas dia. Konsep penataan kawasan masih dalam tahap pembahasan. Namun, arah revitalisasi dipastikan akan mengembalikan fungsi ruang publik dengan menghadirkan suasana yang lebih teduh dan ramah bagi pejalan kaki. “Yang pasti, pertama adalah membongkar Teras Cihampelas untuk mengembalikan kenyamanan berada di bawah pohon,” ucap Farhan.

Menyelaraskan Ekonomi dan Ruang Publik

Penataan ulang tidak hanya berfokus pada aspek lingkungan. Pemerintah juga memperhatikan keberlangsungan aktivitas ekonomi para pelaku usaha di sepanjang Jalan Cihampelas. Kawasan ini selama ini dikenal sebagai pusat wisata dan perdagangan ikonis di Bandung. “Optimalisasi pelaku bisnis di kiri dan kanan jalan juga menjadi perhatian. Mungkin nanti Cihampelas tidak lagi identik dengan penjualan jeans karena tren masyarakat sudah bergeser. Namun sektor kuliner dan perhotelan tetap memiliki potensi besar untuk dikembangkan,” katanya. Meski demikian, Farhan belum dapat memastikan waktu rinci pelaksanaan pembongkaran. Keputusan final masih menunggu kesiapan dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat.

Editor: Laras Wulandari

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar