Trump Pertimbangkan Serangan Masif ke Iran, Imbau Warga AS di Timur Tengah Siaga

- Kamis, 23 Juli 2026 | 18:50 WIB
Trump Pertimbangkan Serangan Masif ke Iran, Imbau Warga AS di Timur Tengah Siaga
PARADAPOS.COM - Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, tengah mempertimbangkan untuk melancarkan kembali operasi tempur berskala besar terhadap Iran. Dalam pernyataannya pada Jumat (24/7/2026), Trump mengakui bahwa Teheran belum merasakan penderitaan yang cukup, sehingga ia hampir mengambil keputusan final mengenai serangan masif yang disebutnya lebih besar dari sebelumnya. Keputusan ini, menurutnya, akan melibatkan Israel dan membawa konsekuensi serius, meskipun belum ada tenggat waktu yang ditetapkan. Di sisi lain, Kementerian Luar Negeri AS telah mengeluarkan imbauan darurat bagi warga negaranya di Timur Tengah untuk bersiap menghadapi potensi gangguan perjalanan udara.

Ancaman Serangan Masif dan Keterlibatan Israel

Trump menyampaikan ancaman tersebut dalam sebuah wawancara yang dikutip oleh Aljazeera. Ia menegaskan bahwa dirinya hampir mengambil keputusan dan persiapan telah dilakukan secara penuh. "Saya sedang mempertimbangkan serangan masif. Lebih besar dari yang pernah ada sebelumnya. Saya sudah hampir membuat keputusan. Kita sudah bersiap sepenuhnya untuk itu," kata Trump. Ia juga menyinggung peran Israel dalam skenario ini. Menurutnya, negara tersebut akan langsung bergabung jika diminta. "Israel akan bergabung dalam waktu dua menit jika saya meminta mereka," ujarnya. Namun, Trump mengakui bahwa keputusan itu tidak tanpa risiko. Ia menyebut akan ada konsekuensi tertentu jika Israel benar-benar terlibat dalam operasi tersebut. Meski demikian, ia belum menetapkan tenggat waktu atau membuat keputusan akhir.

Negosiasi yang Mandek dan Klaim Seputar Iran

Di tengah ketegangan yang meningkat, Trump mengklaim bahwa para pejabat Iran sebenarnya ingin bernegosiasi. Namun, menurutnya, mereka belum siap untuk mencapai kesepakatan. Pernyataan ini muncul di saat hubungan kedua negara berada dalam titik paling rawan dalam beberapa tahun terakhir. Sementara itu, suasana di lapangan mulai terasa mencekam. Kementerian Luar Negeri AS melalui State Department telah mengeluarkan imbauan mendesak bagi warga negara Amerika yang berada di kawasan Timur Tengah. Imbauan ini meminta mereka untuk bersiap menghadapi situasi perjalanan darurat, termasuk potensi pembatalan penerbangan dan gangguan perjalanan udara sebagai dampak langsung dari kemungkinan perang dengan Iran.

Kesiapan Darurat dan Dampak bagi Warga AS

Langkah preventif ini menunjukkan betapa seriusnya pemerintah AS memandang ancaman yang ada. Dengan potensi pembatalan penerbangan dan gangguan perjalanan udara, warga negara AS di Timur Tengah diminta untuk selalu waspada dan memiliki rencana cadangan. Imbauan ini menjadi sinyal bahwa situasi bisa berubah dengan cepat, dan keselamatan warga sipil menjadi prioritas utama dalam setiap skenario konflik yang mungkin terjadi.

Editor: Clara Salsabila

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar