Prabowo Terharu PKB Dukung Penuh Arah Baru Kebijakan Ekonomi, Tolak Istilah Prabowonomics

- Kamis, 23 Juli 2026 | 19:25 WIB
Prabowo Terharu PKB Dukung Penuh Arah Baru Kebijakan Ekonomi, Tolak Istilah Prabowonomics
PARADAPOS.COM - Presiden Prabowo Subianto mengaku terharu saat menghadiri puncak peringatan Hari Lahir (Harlah) ke-28 Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) di Jakarta Convention Center (JCC), Kamis 23 Juli 2026. Rasa haru itu muncul setelah PKB secara tegas menyatakan dukungan penuh terhadap arah baru kebijakan ekonomi pemerintahannya. Dalam sambutannya, Prabowo juga menyoroti penggunaan istilah “Prabowonomics” oleh para kader yang hadir, seraya menegaskan bahwa kebijakan ekonominya semata-mata berlandaskan amanat UUD 1945.

Dukungan PKB Jadi Penyemangat Pembangunan Nasional

Suasana di JCC sore itu terasa berbeda. Ribuan kader PKB tampak antusias mengenakan atribut partai, sebagian di antaranya terlihat memakai kaus bertuliskan “Prabowonomics”. Presiden yang hadir langsung di tengah-tengah mereka mengakui bahwa atmosfer kebersamaan itu memberinya energi tersendiri. “Saya terharu karena PKB dalam hari ulang tahunnya dengan begitu tegas menyampaikan dukungan kepada arah baru ekonomi kita,” ujar Prabowo dalam pidatonya. Dukungan dari partai berlambang bola dunia itu dinilai menjadi penyemangat tersendiri bagi jalannya pembangunan nasional. Kepala Negara pun menyampaikan rasa terima kasih atas kehormatan yang diberikan untuk hadir di tengah kader PKB.

Prabowo Tolak Istilah ‘Prabowonomics’

Di tengah sorak sorai peserta, Prabowo sempat menyoroti maraknya kaus bertuliskan “Prabowonomics” yang dikenakan para kader. Meski mengapresiasi dukungan moral tersebut, ia dengan tegas menolak penggunaan namanya untuk menyebut konsep ekonominya. “Terus terang saja tidak pantas saudara pakai nama saya di situ. Ketegasan perjuangan saya, keyakinan saya, itu adalah keyakinan saya terhadap cita-cita pendiri bangsa,” tuturnya. Pernyataan itu sontak disambut tepuk tangan meriah dari para hadirin. Prabowo kemudian menjelaskan bahwa kebijakan ekonomi yang dijalankan saat ini merupakan pelaksanaan mandat UUD 1945.

Pasal 33 dan 34 Sebagai Roh Perjuangan

Menurut Kepala Negara, kekayaan sumber daya alam harus dikelola dan dimanfaatkan sebesar-besarnya untuk kepentingan rakyat. Ia menegaskan bahwa penerapan Pasal 33 dan Pasal 34 UUD 1945 bukan sekadar wacana, melainkan roh perjuangan bangsa yang sesungguhnya. “Saya berkomitmen bahwa nilai-nilai tersebut harus diwujudkan secara nyata melalui berbagai instrumen kebijakan negara,” jelasnya. Prabowo menambahkan, tujuan akhir dari seluruh kebijakan ini tidak lain adalah untuk mencapai kesejahteraan seluruh rakyat Indonesia. Ia berharap semangat gotong royong dan dukungan dari berbagai elemen bangsa, termasuk PKB, dapat terus mengiringi langkah pemerintah ke depan.

Editor: Yuli Astuti

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar