Tim SAR Gabungan Akhirnya Temukan Jenazah Pria Subang Tenggelam di Waduk Jatiluhur Setelah 7 Hari Pencarian

- Kamis, 23 Juli 2026 | 19:50 WIB
Tim SAR Gabungan Akhirnya Temukan Jenazah Pria Subang Tenggelam di Waduk Jatiluhur Setelah 7 Hari Pencarian
PARADAPOS.COM - Tim SAR gabungan akhirnya menemukan jenazah Riyanto (21) di Waduk Jatiluhur, Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat, pada Rabu malam, 22 Juli 2026, setelah tujuh hari pencarian intensif. Pria asal Subang itu dilaporkan tenggelam dan pencarian melibatkan puluhan personel dari berbagai instansi. Korban dievakuasi pada Kamis dini hari dan langsung dibawa ke rumah sakit untuk proses identifikasi sebelum diserahkan kepada pihak keluarga.

Kronologi Penemuan dan Evakuasi

Kepala Kantor SAR Bandung, Ade Dian Permana, mengonfirmasi bahwa informasi penemuan korban diterima oleh Basarnas Bandung bersama tim SAR gabungan pada pukul 22.27 WIB. Lokasi penemuan berada sekitar 100 meter dari titik awal kejadian. “Setelah menerima informasi mengenai penemuan jenazah, tim SAR gabungan langsung bergerak menuju lokasi yang berada sekitar 100 meter dari lokasi kejadian. Korban kemudian dievakuasi pada Kamis, 23 Juli 2026, pukul 00.10 WIB,” ujarnya. Proses evakuasi berlangsung dalam kondisi malam hari, namun tim tetap bergerak cepat. Setelah berhasil diangkat, korban langsung dibawa ke RSUD Bayu Asih Purwakarta untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

Identifikasi dan Penyerahan Jenazah

Berdasarkan hasil pemeriksaan di rumah sakit, pihak keluarga memastikan bahwa jenazah tersebut adalah Riyanto. Ade menambahkan bahwa tidak ada keraguan dari keluarga saat melakukan identifikasi. Selanjutnya, jenazah diserahkan kepada pihak keluarga untuk dibawa ke rumah duka di Dusun Karangmulya RT 01/05, Desa Blanakan, Kecamatan Blanakan, Kabupaten Subang. Suasana haru menyelimuti proses penyerahan tersebut.

Keterlibatan Puluhan Personel dan Peralatan

Operasi pencarian yang berlangsung selama tujuh hari itu tidaklah mudah. Ade menjelaskan bahwa tim SAR gabungan mengerahkan total 71 personel dari berbagai unsur. Mereka berasal dari Basarnas, Satpolairud Purwakarta, Brimob Polda Jawa Barat, BPBD Purwakarta, BPBD Subang, Damkar Purwakarta, serta sejumlah organisasi relawan SAR. Berbagai sarana dan peralatan dikerahkan untuk mempercepat pencarian. Tim menggunakan perahu karet (LCR), River Boat, Rescue Carrier, kendaraan operasional, peralatan komunikasi, hingga perlengkapan keselamatan personel. Semua dikerahkan untuk menjangkau titik-titik yang sulit di area waduk. “Dengan ditemukannya korban, operasi SAR dinyatakan selesai dan seluruh unsur yang terlibat dikembalikan ke satuannya masing-masing,” kata dia.

Editor: Paradapos.com

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar