PARADAPOS.COM - Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad, bersama Ketua Komisi VI DPR RI Anggia Ermarini dan Wakil Ketua Komisi VI Andre Rosiade, menerima perwakilan Serikat Karyawan Telkom Indonesia (Sekar Telkom) di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, pada Kamis, 23 Juli 2026. Pertemuan ini digelar untuk menyerap langsung aspirasi pekerja terkait proses perampingan atau streamlining di lingkungan Telkom Group yang tengah berjalan. Hasilnya, tercapai sejumlah kesepakatan penting, termasuk jaminan tidak ada pemutusan hubungan kerja (PHK) dan kepastian status karyawan sebagai bagian dari BUMN.
Dialog Lanjutan dari Rapat Sebelumnya
Pertemuan tersebut merupakan tindak lanjut dari serangkaian forum sebelumnya, mulai dari Rapat Dengar Pendapat (RDP) hingga rapat koordinasi yang melibatkan Sekar Telkom, Komisi VI DPR RI, Danantara, dan Direksi Telkom. Sepanjang beberapa pekan terakhir, pembahasan difokuskan pada solusi yang tetap mengedepankan hak-hak pekerja di tengah transformasi perusahaan. Atas arahan Dasco, Komisi VI DPR RI telah memfasilitasi komunikasi intensif antar semua pihak.
Empat Poin Kesepakatan Strategis
Melalui proses dialog yang berlangsung, ketiga pihak—Sekar Telkom, Danantara, dan Direksi Telkom—akhirnya menyepakati empat poin utama. Pertama, proses streamlining Telkom Group dipastikan tidak akan mengakibatkan PHK. Kedua, seluruh karyawan, di mana pun ditugaskan nantinya, tetap berstatus sebagai karyawan Telkom Group dan memperoleh insentif serta manfaat yang sama. Ketiga, sebagian karyawan akan ditempatkan pada unit usaha baru bernama Telkom Enterprise dengan jaminan tidak ada PHK meskipun unit tersebut tidak berkembang sesuai rencana. Keempat, hak-hak karyawan pada anak perusahaan yang saat ini tidak lagi beroperasi, termasuk PT PINS Indonesia, tetap dilindungi melalui jaminan kelangsungan gaji dari Telkom dan Danantara.
Peran Fasilitasi dari Komisi VI DPR RI
Wakil Ketua Komisi VI DPR RI Andre Rosiade menjelaskan bahwa fasilitasi yang dilakukan merupakan tindak lanjut dari arahan pimpinan DPR RI. Ia menuturkan bahwa pengaduan dari Sekar Telkom harus diselesaikan melalui dialog antarpihak.
"Kami diminta oleh pimpinan DPR, Pak Dasco, untuk menyelesaikan pengaduan dari teman-teman Sekar Telkom. Alhamdulillah, setelah berproses selama beberapa pekan, seluruh persoalan sudah bisa kita selesaikan bersama," ujar Andre.
Senada dengan itu, Ketua Komisi VI DPR RI Anggia Ermarini menegaskan komitmennya untuk terus mengawal pelaksanaan kesepakatan secara bertahap. Menurutnya, proses ini harus berjalan mulus tanpa merugikan pekerja maupun menghambat transformasi Telkom Group ke depan.
Apresiasi dari Serikat Pekerja
Sementara itu, Ketua Umum Sekar Telkom Nasri menyampaikan rasa terima kasih atas fasilitasi dialog yang diberikan pimpinan DPR RI dan Komisi VI. Ia menekankan bahwa kepastian status sebagai karyawan BUMN menjadi aspirasi utama yang selama ini diperjuangkan pekerja Telkom dan anak-anak perusahaannya, termasuk PINS.
"Pada intinya, kami sebagai karyawan ingin mendapatkan kepastian atas status kami sebagai karyawan BUMN. Alhamdulillah, hari ini sudah ada beberapa solusi, dan ke depan tahapan pelaksanaannya akan dibahas lebih lanjut secara bertahap bersama BUMN dan Danantara," kata Nasri.
Nasri juga memberikan apresiasi kepada Dasco serta pimpinan Komisi VI, Anggia Ermarini dan Andre Rosiade, atas komitmen mereka dalam mengawal setiap tahapan pelaksanaan kesepakatan hingga tuntas.
Menjaga Keseimbangan antara Transformasi dan Hak Pekerja
Melalui dialog ini, DPR RI berupaya memastikan bahwa kebijakan streamlining Telkom Group tetap memberikan kepastian bagi pekerja. Di sisi lain, kebijakan ini juga diharapkan mampu mendukung proses transformasi perusahaan menuju strategic holding digital yang lebih kuat dan berdaya saing. Suasana di ruang pertemuan tampak kondusif, dengan para perwakilan pekerja yang antusias mendengarkan setiap poin kesepakatan yang dibacakan.
Editor: Annisa Rachmad
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Artikel Terkait
5 Tempat Makan Ayam Legendaris hingga Kekinian di Bandung yang Wajib Dicoba
IHSG Anjlok 1,42% di Awal Perdagangan, Tertekan Wall Street dan Lonjakan Harga Minyak
Nawang Senja, Kafe Tropis di Pantai Glagah Kulon Progo Tawarkan Konsep Grounding dan Spot Sunset Langsung ke Laut Lepas
87 Pelaku Usaha Asing Minati Kopi Indonesia di Pameran Belgia, Transaksi Capai Rp194 Miliar