Bentrokan di Menteng: 1 Tewas, 4 Luka, Bangunan dan Motor Ludes Terbakar

- Minggu, 26 Juli 2026 | 13:25 WIB
Bentrokan di Menteng: 1 Tewas, 4 Luka, Bangunan dan Motor Ludes Terbakar
PARADAPOS.COM - Bentrokan antarkelompok warga pecah di Jalan Tambak, Menteng, Jakarta Pusat, pada Minggu siang, 26 Juli 2026, yang mengakibatkan satu orang tewas, empat orang luka-luka, serta sebuah bangunan semipermanen dan empat sepeda motor hangus terbakar. Kepolisian bergerak cepat mengamankan lokasi dan memastikan situasi telah berangsur kondusif. Insiden ini diduga dipicu oleh sekelompok orang yang mendatangi sebuah warung makan sambil membawa senjata tajam.

Kronologi dan Penanganan di Lapangan

Keributan pertama kali dilaporkan terjadi di sekitar Masjid Jami Matraman. Sekelompok orang diduga datang ke sebuah warung makan di samping masjid sambil membawa senjata tajam. Mereka merusak gerobak nasi uduk milik warga, yang kemudian memicu perlawanan dan aksi saling serang. "Langkah cepat dilakukan untuk mengendalikan situasi, memberikan rasa aman kepada warga, sekaligus mengusut penyebab keributan," ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto dalam keterangannya di Jakarta, Minggu, 26 Juli 2026. Bentrokan meluas hingga ke kawasan Jalan Tambak No. 85. Di lokasi tersebut, api melahap sebuah bangunan semipermanen dan empat unit sepeda motor. Polisi yang tiba di lokasi langsung mengevakuasi empat orang korban ke Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM).

Korban dan Kondisi Terkini

Satu dari empat korban yang dilarikan ke RSCM dinyatakan meninggal dunia setelah sempat mendapatkan penanganan medis. Tiga korban lainnya masih dalam kondisi kritis. "Iya benar. Informasi terbaru dari dua orang korban dalam kondisi kritis saat dibawa, namun ketika di rumah sakit ada satu yang sudah meninggal," jelas Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Pusat AKBP Roby Heri Saputra. Hingga saat ini, polisi masih melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), memeriksa sejumlah saksi, dan mengumpulkan bukti untuk mengidentifikasi seluruh pihak yang terlibat. Meski penyelidikan masih berjalan, aktivitas warga di sekitar lokasi kejadian telah kembali normal.

Editor: Andri Setiawan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar