PARADAPOS.COM - Pelatih Persija Jakarta, Shin Tae-yong, tetap memberikan apresiasi kepada para pemainnya meski laga debutnya berakhir dengan kekalahan 0-1 dari Persebaya Surabaya pada penyisihan Grup B Piala Presiden 2026 di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, Minggu (26/7/2026) malam. Hasil minor ini membuat Macan Kemayoran gagal membawa pulang poin, namun Shin Tae-yong menilai semangat juang anak asuhnya patut diacungi jempol di tengah persiapan yang masih sangat terbatas.
Apresiasi di Tengah Keterbatasan
Di ruang ganti yang hening usai pertandingan, Shin Tae-yong justru memilih kata-kata penyemangat. Mantan pelatih Timnas Indonesia itu mengakui bahwa lawan memberikan perlawanan sengit, tetapi ia menekankan usaha keras para pemainnya.
"Kedua tim memang bekerja keras, dan saya berterima kasih kepada para pemain Persija karena tetap memberikan yang terbaik di lapangan," kata Shin Tae-yong.
Persiapan Singkat, Chemistry Belum Terbentuk
Shin Tae-yong mengungkapkan bahwa Persija belum memiliki cukup waktu untuk mematangkan persiapan sebelum tampil di Piala Presiden 2026. Skuad Macan Kemayoran baru menjalani latihan dalam waktu singkat, sehingga proses pembentukan chemistry dan penerapan strategi belum berjalan maksimal.
Menurut pelatih asal Korea Selatan tersebut, timnya bahkan belum sempat menggelar latihan taktik secara optimal. Hal itu membuat koordinasi antarpemain masih perlu waktu untuk berkembang.
"Kami belum pernah latihan taktik dan belum bisa menyatukan permainan antarpemain. Mungkin dari pandangan suporter permainan kami belum tajam, tetapi secara fisik akan semakin membaik," ujarnya.
Gol Bunuh Diri Akibat Komunikasi yang Belum Rapi
Shin Tae-yong juga menyoroti gol bunuh diri yang menjadi penyebab kekalahan Persija dari Persebaya. Ia menilai insiden tersebut bukan disebabkan kesalahan individu semata, melainkan karena komunikasi di lini belakang yang masih belum berjalan dengan baik, terutama antara bek dan penjaga gawang.
Tak Ada Revolusi Taktik, Formasi Tetap Dipertahankan
Meski demikian, Shin Tae-yong memastikan tidak akan melakukan perubahan besar pada skema permainan dalam waktu dekat. Ia menegaskan tim pelatih masih akan mempertahankan formasi yang sama pada pertandingan berikutnya karena waktu persiapan menuju laga kontra Port FC sangat terbatas.
Pengakuan dari Pemain: Fisik Belum Maksimal
Di sisi lain, bek kanan Persija, Rio Fahmi, mengakui duel melawan Persebaya menjadi pertandingan yang sulit. Ia menyebut kondisi fisik tim belum mencapai level terbaik karena masa persiapan yang singkat.
Editor: Dian Lestari
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Artikel Terkait
Bayi Laki-Laki Ditemukan Tewas di Tumpukan Sampah Pinggir Sungai Binjai, Polisi Masih Selidiki Identitas
Lando Norris Akhiri Puasa Kemenangan di GP Hungaria 2026
BMKG Peringatkan Banjir Rob di Pesisir NTB Akibat Pasang Maksimum dan Fase Bulan Purnama
Polisi Bantah Massa Keluarga Korban Bentrokan di Menteng Geruduk Mapolsek, Tiga Orang Jadi Tersangka