Pria Ditemukan Tewas di Depan Klinik Kecantikan Kebayoran Baru, Polisi Selidiki Penyebab Kematian

- Senin, 27 Juli 2026 | 00:25 WIB
Pria Ditemukan Tewas di Depan Klinik Kecantikan Kebayoran Baru, Polisi Selidiki Penyebab Kematian
PARADAPOS.COM - Seorang pria bernama Sutrimo ditemukan meninggal dunia di depan sebuah klinik kecantikan di kawasan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, pada Kamis (23/7). Korban ditemukan dalam kondisi tidak sadarkan diri dengan mulut berbusa, lalu dilarikan ke RS Muhammadiyah Taman Puring menggunakan ambulans, namun nyawanya tidak tertolong. Polda Metro Jaya bersama Polres Metro Jakarta Selatan saat ini masih menyelidiki penyebab kematian misterius tersebut.

Kronologi Penemuan Korban

Peristiwa ini pertama kali diketahui oleh warga sekitar yang melihat sesosok tubuh tergeletak di trotoar depan klinik kecantikan. Saat ditemukan, korban sudah dalam kondisi kritis dengan busa keluar dari mulutnya. Warga yang panik segera menghubungi petugas medis. Ambulans tiba tidak lama kemudian dan membawa Sutrimo ke RS Muhammadiyah Taman Puring. Namun, sesampainya di rumah sakit, dokter yang memeriksa menyatakan bahwa korban telah meninggal dunia. Belum ada pernyataan resmi mengenai penyebab pasti kematian dari pihak medis.

Pernyataan Resmi Polisi

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Budi Hermanto, angkat bicara terkait kasus ini pada Minggu (26/7/2026). Ia menyampaikan belasungkawa mendalam kepada keluarga korban. "Polda Metro Jaya menyampaikan turut berdukacita atas meninggalnya Saudara Sutrimo. Semoga almarhum mendapatkan tempat terbaik serta keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan dan ketabahan," ujarnya.

Penyelidikan dan Pemeriksaan Saksi

Polda Metro Jaya melalui Direktorat Reserse Kriminal Umum bersama Polres Metro Jakarta Selatan langsung bergerak melakukan penyelidikan. Polisi telah mengolah tempat kejadian perkara (TKP) di lokasi penemuan korban. Langkah selanjutnya, penyidik mengklarifikasi sejumlah pihak. Mereka memeriksa keluarga korban untuk menggali informasi terkait aktivitas Sutrimo sebelum kejadian. Pengemudi ambulans yang pertama kali mengevakuasi korban juga dimintai keterangan. Selain itu, petugas rumah sakit yang menerima dan memeriksa korban turut diperiksa. Pihak lain yang mengetahui atau melihat langsung peristiwa tersebut juga akan dipanggil untuk memberikan kesaksian. Polisi masih mendalami proses pemesanan ambulans yang membawa korban ke rumah sakit. Hingga berita ini diturunkan, belum ada kesimpulan pasti mengenai penyebab kematian Sutrimo. Publik masih menunggu hasil penyelidikan lebih lanjut dari pihak kepolisian.

Editor: Wahyu Pradana

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar