Anggota Parlemen Iran Beri Peringatan Keras ke Ukraina Usai Serangan Drone Tewaskan Awak Kapal di Laut Kaspia

- Senin, 27 Juli 2026 | 06:50 WIB
Anggota Parlemen Iran Beri Peringatan Keras ke Ukraina Usai Serangan Drone Tewaskan Awak Kapal di Laut Kaspia
PARADAPOS.COM - Seorang anggota parlemen senior Iran, Ebrahim Azizi, mengeluarkan peringatan keras kepada Ukraina pada Senin (27/7/2026) menyusul serangan drone Kyiv yang menargetkan kapal komersial Iran di Laut Kaspia. Insiden tersebut dilaporkan menewaskan sedikitnya satu orang awak kapal. Peringatan ini juga secara eksplisit ditujukan kepada Amerika Serikat (AS) dan Israel, yang dalam beberapa bulan terakhir terlibat ketegangan dengan Teheran.

Peringatan Langsung dari Parlemen Iran

Azizi, yang menjabat sebagai Ketua Komisi Keamanan Nasional dan Kebijakan Luar Negeri parlemen Iran, tidak menutup-nutupi nada ancamannya. Dalam pernyataan yang diunggah melalui media sosial X pada Minggu (26/7), ia menegaskan bahwa tindakan agresi tidak akan pernah dibiarkan berlalu begitu saja. “Setiap serangan terhadap Iran selalu ada harganya, dan hal itu masih berlaku hingga saat ini,” tegas Azizi. Pernyataan itu disampaikan sehari sebelum laporan resmi dari Anadolu Agency dirilis. Azizi juga menambahkan peringatan yang lebih eksplisit, seolah memberikan gambaran tentang apa yang mungkin menanti Kyiv ke depannya. “Ukraina pun mungkin akan segera menyadari bahwa Iran tidak membiarkan tindakan semacam itu tanpa balasan,” ucapnya. Ia kemudian menutup pernyataannya dengan nada sinis. “Daftar pihak yang salah perhitungan terus bertambah!” sebut Azizi.

Konteks Ketegangan yang Meluas

Peringatan dari Azizi ini bukanlah suara yang berdiri sendiri. Ia muncul hanya sehari setelah Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araghchi, menyampaikan pernyataan serupa. Araghchi sebelumnya menegaskan bahwa serangan militer Ukraina terhadap kapal komersial Iran di Laut Kaspia “tidak bisa dibiarkan tanpa balasan”. Pernyataan beruntun dari dua pejabat tinggi Iran ini menunjukkan adanya koordinasi sikap di tingkat pemerintahan. Laut Kaspia sendiri selama ini relatif jarang menjadi lokasi insiden berskala besar, sehingga serangan drone ini menandai eskalasi yang signifikan dalam dinamika konflik yang lebih luas. Di tengah ketegangan yang sudah memanas antara Iran dengan AS dan Israel, keterlibatan Ukraina dalam insiden ini menambah dimensi baru yang rumit. Teheran tampaknya ingin memastikan bahwa setiap pihak yang terlibat, baik secara langsung maupun tidak langsung, memahami bahwa batas toleransi mereka telah terlewati.

Editor: Rico Ananda

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar

Terpopuler