Ratusan Warga Tunisia Tuntut Presiden Kais Saied Mundur di Tengah Krisis Pelayanan Publik dan Gelombang Panas

- Senin, 27 Juli 2026 | 08:25 WIB
Ratusan Warga Tunisia Tuntut Presiden Kais Saied Mundur di Tengah Krisis Pelayanan Publik dan Gelombang Panas
PARADAPOS.COM - Ratusan warga menggelar aksi unjuk rasa di ibu kota Tunisia, Tunis, pada peringatan Hari Republik, menuntut Presiden Kais Saied mundur di tengah meningkatnya ketegangan sosial dan krisis pelayanan publik. Aksi ini dipicu oleh ketidakpuasan terhadap kondisi pelayanan publik yang dinilai terus memburuk, serta kegagalan pemerintah menangani gelombang panas yang memicu kebakaran hutan dan gangguan pasokan listrik serta air bersih di sejumlah wilayah. Para pengunjuk rasa juga menyuarakan dukungan bagi jurnalis yang ditahan dan menyerukan perlindungan terhadap kebebasan berpendapat.

Kritik di Tengah Krisis

Para pengunjuk rasa membawa spanduk dan menyerukan tuntutan agar Presiden Kais Saied mundur dari jabatannya. Aksi ini berlangsung di tengah meningkatnya ketegangan sosial di negara itu. Dalam beberapa hari terakhir, Tunisia dilanda gelombang panas yang memicu kebakaran hutan, serta gangguan pasokan listrik dan air bersih di sejumlah wilayah.

Gagal Tangani Persoalan

Para pengunjuk rasa menilai pemerintah gagal menangani berbagai persoalan tersebut dan menuntut perbaikan tata kelola negara. Mereka juga menyuarakan dukungan bagi jurnalis yang ditahan serta menyerukan perlindungan terhadap kebebasan berpendapat.

Editor: Rico Ananda

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar

Terpopuler