BMKG: Seluruh Wilayah Jakarta dan Kepulauan Seribu Berawan Sepanjang Hari, Tanpa Potensi Hujan

- Senin, 27 Juli 2026 | 10:26 WIB
BMKG: Seluruh Wilayah Jakarta dan Kepulauan Seribu Berawan Sepanjang Hari, Tanpa Potensi Hujan
PARADAPOS.COM - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) merilis prakiraan cuaca untuk seluruh wilayah DKI Jakarta dan Kepulauan Seribu pada Selasa, 28 Juli 2026. Berdasarkan data yang dirilis pada Senin sore, 27 Juli 2026, seluruh wilayah diprediksi akan berawan sepanjang hari tanpa potensi hujan yang signifikan. “Secara umum wilayah Jakarta dan Kepulauan Seribu diprediksi berawan sepanjang hari,” tulis prakiraan resmi BMKG yang dikutip dari laman resmi lembaga tersebut.

Rincian Suhu dan Kelembapan di Setiap Wilayah

Untuk wilayah Administrasi Kepulauan Seribu, suhu udara diperkirakan berada di kisaran 27 hingga 28 derajat Celsius. Tingkat kelembapan di kawasan ini mencapai angka 69 hingga 80 persen, menciptakan udara yang terasa lembap sepanjang hari. Sementara itu, Jakarta Pusat dan Jakarta Barat diprakirakan memiliki suhu udara antara 25 hingga 32 derajat Celsius. Kelembapan udara di dua wilayah ini berkisar antara 42 hingga 76 persen. Kondisi serupa juga diperkirakan terjadi di Jakarta Utara, dengan suhu berkisar 25 hingga 31 derajat Celsius dan kelembapan 48 hingga 80 persen.

Potensi Suhu Lebih Tinggi di Jakarta Selatan dan Timur

Suhu relatif lebih tinggi berpotensi terjadi di kawasan Jakarta Selatan dan Jakarta Timur. Berdasarkan data BMKG, rentang suhu di kedua wilayah ini diprakirakan mencapai 24 hingga 35 derajat Celsius. Tingkat kelembapan udara di sana berada pada kisaran 33 hingga 76 persen, yang berarti udara bisa terasa lebih kering dan panas pada siang hari. Meski kondisi cuaca secara keseluruhan diprediksi berawan, masyarakat Jakarta tetap diimbau untuk menjaga kondisi fisik dan kesehatan. Terutama bagi warga yang beraktivitas di luar ruangan, cuaca yang cukup hangat perlu diantisipasi dengan minum air yang cukup dan menghindari paparan sinar matahari langsung terlalu lama.

Editor: Laras Wulandari

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar