Pelatih Kamboja Akui Kualitas Indonesia Usai Dibantai 5-1 di Piala AFF 2026

- Senin, 27 Juli 2026 | 18:25 WIB
Pelatih Kamboja Akui Kualitas Indonesia Usai Dibantai 5-1 di Piala AFF 2026
PARADAPOS.COM - Pelatih timnas Kamboja, Koji Gyotoku, menilai kekalahan telak 1-5 dari Indonesia pada laga Grup A Piala AFF 2026 di Stadion Pakansari, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Senin malam, menjadi pelajaran berharga bagi skuadnya. Gol semata wayang Kamboja dicetak oleh Sokmeng Chea pada menit ke-48, sementara lima gol Indonesia lahir dari tiga pemain berbeda.

Pengakuan Pelatih di Tengah Kekecewaan

Di ruang konferensi pers yang masih dipenuhi aroma lapangan, Gyotoku tampak berusaha merangkai kata-kata di balik kekalahan yang cukup menyakitkan. Ia mengakui kualitas lawan yang dihadapinya. “Sayang sekali kami kalah dalam laga ini, tapi kami dapat pengalaman bagus karena Indonesia adalah tim dengan pemain berkualitas,” ujar Gyotoku dalam jumpa pers usai pertandingan.

Pembantaian di Pakansari

Lima gol yang bersarang ke gawang Kamboja menjadi bukti dominasi tuan rumah. Debutan Indonesia, Mitchell Baker, tampil gemilang dengan mencetak tiga gol. Sementara dua gol lainnya disumbangkan oleh Sandy Walsh dan Jens Raven. Kekalahan ini menjadi yang kedua bagi Kamboja setelah sebelumnya takluk dari Singapura di laga perdana.

Peluang Tipis Menuju Semifinal

Dengan hasil ini, Indonesia untuk sementara menempati posisi ketiga klasemen Grup A dengan tiga poin. Kamboja justru terpuruk di dasar klasemen tanpa satu poin pun. Meski peluang untuk melaju ke semifinal sangat tipis, Gyotoku menegaskan bahwa timnya belum menyerah. “Kami akan berusaha maksimal dalam dua pertandingan sisa tersebut,” tegas pelatih asal Jepang itu.

Jadwal Sisa yang Menantang

Di laga terakhir babak grup, Kamboja dijadwalkan menghadapi Timor Leste di kandang sendiri pada Senin (3/8) pukul 17.30 WIB. Empat hari berselang, mereka harus bertandang ke markas Vietnam dalam laga yang diprediksi akan berlangsung sengit. Gyotoku dan anak asuhnya masih memiliki secercah harapan untuk bangkit, meski jalan menuju semifinal terjal dan berliku.

Editor: Laras Wulandari

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar