Parade Hujan Rilis Album Perdana “Punar”, Tandai Babak Baru Usai Reuni Tiga Personel Payung Teduh

- Selasa, 28 Juli 2026 | 01:00 WIB
Parade Hujan Rilis Album Perdana “Punar”, Tandai Babak Baru Usai Reuni Tiga Personel Payung Teduh
PARADAPOS.COM - Grup musik Parade Hujan resmi merilis album penuh perdana mereka bertajuk Punar, sebuah karya yang memuat delapan lagu dan menjadi penanda babak baru perjalanan kreatif sejak para personelnya kembali berkarya bersama. Album ini digarap oleh tiga personel yang sebelumnya dikenal sebagai bagian dari Payung Teduh: Mohammad Istiqamah Djamad atau Mas Is (vokal/gitar), Alejandro Saksakame atau Cito (drum), dan Ivan Penwyn Panjaitan (guitalele). Kehadiran Parade Hujan sendiri menjadi simbol “rujuk rindu” setelah mereka sempat menempuh perjalanan masing-masing selama beberapa tahun.

Konsep Siklus Kehidupan dalam Punar

Sebagai karya perdana, Punar tidak sekadar kumpulan lagu. Seluruh materi di dalamnya dikerjakan sejak ketiga personel kembali berkolaborasi, dengan konsep yang merepresentasikan siklus kehidupan. Susunan setiap lagu sengaja dirancang untuk membentuk sebuah perjalanan yang terus berulang, layaknya putaran hidup manusia. Dari awal hingga akhir, pendengar diajak merasakan dinamika yang terasa akrab namun tetap segar.

Tur Intim untuk Merayakan Album

Bersamaan dengan perilisan album, Parade Hujan juga mengumumkan rencana tur intim. Rangkaian ini dijadwalkan dimulai pada 31 Juli 2026, dengan menyambangi sejumlah kota di Jawa Timur, yakni Malang, Bojonegoro, Kediri, dan Lamongan. Ke depannya, tur tersebut direncanakan berlangsung setiap bulan dengan menyambangi lima kota di setiap provinsi di Indonesia. Konsep pertunjukan sengaja dibuat lebih dekat dengan penonton. Parade Hujan berharap dapat menghadirkan pengalaman mendengarkan musik yang lebih hangat dan personal. Suasana panggung yang intim ini diyakini mampu memperkuat koneksi antara musisi dan pendengar.

Ketersediaan Fisik dan Digital

Tak hanya tersedia di platform musik digital, Punar juga akan dirilis dalam format fisik cakram padat (CD). Album tersebut dapat diperoleh para penggemar di setiap titik penyelenggaraan tur. Langkah ini menjadi upaya untuk memberikan pengalaman koleksi yang lebih nyata bagi para pendengar setia. “Terima kasih sudah memberi ruang, membuka telinga, dan merasakan karya-karya kami,” ungkap Parade Hujan dalam keterangan resmi yang diterima redaksi.

Editor: Andri Setiawan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar