PARADAPOS.COM - Proses pemadaman kebakaran semak belukar dan tumpukan limbah kain di kawasan Gunung Paseban, Kampung Badaraksa, Desa Jelegong, Kecamatan Kutawaringin, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, berlangsung hampir tiga jam pada Senin, 27 Juli 2026. Petugas dari Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Bandung menerima laporan pada pukul 16.45 WIB dan baru berhasil mengendalikan api sepenuhnya sekitar pukul 19.30 WIB. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini, dan api berhasil dijinakkan sebelum merambat ke kawasan yang lebih luas.
Kobaran Api di Lereng Gunung Paseban
Lokasi kebakaran berada di area yang didominasi semak belukar kering dan tumpukan limbah kain. Kondisi ini, menurut Kepala Bidang Pemadaman Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Bandung, Asep Bintang, menjadi faktor utama yang memperpanjang durasi pemadaman. Material tersebut sangat mudah terbakar dan membuat api cepat menyebar.
"Indikasi ini semak belukar cukup lama. Kami terima kabar 16.45 WIB jadi masih ada penanganan dan bisa teratasi tadi sekitar jam 19.30 WIB," kata Asep, Selasa, 28 Juli 2026.
Beruntung, titik api berada cukup jauh dari pemukiman warga. Hal ini membuat proses evakuasi tidak diperlukan dan risiko terhadap bangunan maupun keselamatan masyarakat dapat diminimalkan.
Mobilisasi Enam Unit Damkar
Untuk mengantisipasi meluasnya kobaran api, Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Bandung langsung bergerak cepat. Mereka mengerahkan enam unit mobil pemadam sekaligus dari Markas Komando (Mako) Soreang dan Pos TKI.
"Sebagai informasi, unit kita luncurkan sekaligus enam. Karena dikhawatirkan terjadi perambatan yang sangat cepat, jadi kita luncurkan enam unit dari Mako Soreang dan Pos TKI," ujar Asep.
Langkah ini diambil sebagai bentuk antisipasi terhadap potensi perambatan api yang sangat cepat di medan yang kering dan penuh material mudah terbakar. Petugas di lapangan bekerja keras memastikan api tidak menjalar ke area yang lebih luas.
Dukungan dari BPBD dan Tidak Ada Korban
Penanganan kebakaran ini juga mendapat dukungan dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bandung. Mereka membantu dalam pengelolaan area terdampak pasca-api berhasil dipadamkan. Asep memastikan tidak ada korban dalam peristiwa tersebut karena lokasi kebakaran yang terpencil.
"Api berhasil dikendalikan sebelum merambat ke kawasan yang lebih luas. Tidak ada laporan korban jiwa maupun kerusakan bangunan dalam kejadian tersebut," ungkap Asep.
Proses pendinginan terus dilakukan oleh petugas hingga api benar-benar padam dan tidak menyisakan bara yang berpotensi menyala kembali. Situasi di lokasi kini telah berangsur kondusif.
Editor: Annisa Rachmad
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Artikel Terkait
Harga Emas Batangan di Pegadaian Stabil pada 28 Juli 2026, Tidak Ada Perubahan Signifikan
Trump Sebut Perundingan dengan Iran Berlangsung Bersahabat di Tengah Ketegangan Militer
Akademisi Adukan Ketua KPU ke DKPP soal Legalisasi Ijazah Jokowi
Polisi Ungkap Pelat Palsu Alphard yang Viral di Bundaran HI, Pajak Ternyata Nunggak Dua Tahun