Citilink Targetkan Operasikan 43 Armada pada Semester I-2026, Dukung Transformasi Garuda Indonesia Group

- Kamis, 30 Juli 2026 | 11:50 WIB
Citilink Targetkan Operasikan 43 Armada pada Semester I-2026, Dukung Transformasi Garuda Indonesia Group
PARADAPOS.COM - Maskapai berbiaya rendah Citilink menargetkan pengoperasian 43 armada hingga akhir semester I-2026, meningkat signifikan dari 25 armada pada periode yang sama tahun sebelumnya. Langkah ini merupakan bagian dari transformasi Garuda Indonesia Group yang mendapat dukungan dari Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (Danantara Indonesia). Direktur Utama Citilink, Darsito Hendroseputro, menyebut pencapaian ini sebagai fondasi penting untuk memperkuat kapasitas produksi dan daya saing perusahaan di segmen penerbangan berbiaya rendah (low-cost carrier/LCC).

Dukungan Danantara dan Target Operasional

Darsito menjelaskan bahwa penambahan armada tidak lepas dari dukungan strategis Danantara terhadap transformasi Garuda Indonesia Group. Menurutnya, hal ini memungkinkan Citilink mengakselerasi kesiapan armada dan meningkatkan kapasitas operasional. "Pengoperasian 43 armada hingga akhir Juni 2026 merupakan capaian penting dalam penguatan alat produksi Citilink. Dengan dukungan strategis Danantara terhadap transformasi Garuda Indonesia Group, kami dapat mengakselerasi kesiapan armada dan meningkatkan kapasitas operasional untuk melayani pertumbuhan mobilitas masyarakat," ujar Darsito dalam keterangan tertulis, Kamis, 30 Juli 2026. Ia menambahkan, penguatan armada ini diharapkan menjadi landasan bagi Citilink untuk bersaing lebih ketat di pasar LCC. Selain memperluas konektivitas antardaerah, maskapai juga berkomitmen menghadirkan layanan penerbangan yang aman, andal, dan tepat waktu secara berkelanjutan. "Penguatan ini menjadi fondasi bagi Citilink untuk meningkatkan daya saing pada pasar LCC, memperluas konektivitas antardaerah, serta menghadirkan layanan penerbangan yang aman, andal, dan tepat waktu secara berkelanjutan," lanjutnya.

Frekuensi Penerbangan Meningkat 21 Persen

Seiring bertambahnya armada yang beroperasi, Citilink mencatat rata-rata 221 penerbangan per hari pada semester I-2026. Angka ini meningkat sekitar 21 persen dibandingkan rata-rata 183 penerbangan per hari pada semester II-2025. Peningkatan frekuensi penerbangan tersebut, menurut manajemen, mencerminkan optimalisasi pemanfaatan armada. Langkah ini dinilai mampu memperkuat kapasitas layanan, meningkatkan fleksibilitas perjalanan, serta memenuhi kebutuhan mobilitas masyarakat di berbagai rute strategis.

Buka Kembali Sejumlah Rute Strategis

Pada semester I-2026, Citilink kembali mengoperasikan sejumlah rute yang sebelumnya vakum. Beberapa di antaranya adalah Jakarta melalui Bandara Halim Perdanakusuma menuju Padang dan Pekanbaru, Makassar–Palu, serta Jakarta–Malang. Perusahaan menilai pengoperasian kembali rute-rute tersebut sebagai bagian dari strategi pengembangan jaringan yang lebih adaptif. Langkah ini sekaligus mendukung konektivitas antardaerah, sektor pariwisata, dan pertumbuhan ekonomi daerah. Tak berhenti di situ, Citilink juga akan kembali melayani penerbangan dari Bandara Husein Sastranegara, Bandung, mulai 17 Agustus 2026. Maskapai akan membuka lima rute yang menghubungkan Bandung dengan Medan, Palembang, Denpasar, Balikpapan, dan Surabaya. Ke depan, Citilink menyatakan akan melanjutkan agenda transformasi bersama Garuda Indonesia Group. Fokusnya meliputi peningkatan kesiapan armada, pengembangan jaringan penerbangan yang berorientasi pada kebutuhan pasar, inovasi layanan, serta penguatan disiplin operasional dan tata kelola perusahaan.

Editor: Rico Ananda

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar