Timnas Indonesia Hajar Kamboja 5-1, Media Vietnam Soroti Kekuatan Fisik Garuda

- Kamis, 30 Juli 2026 | 20:00 WIB
Timnas Indonesia Hajar Kamboja 5-1, Media Vietnam Soroti Kekuatan Fisik Garuda
PARADAPOS.COM - Timnas Indonesia membuka langkah di Piala AFF 2026 dengan kemenangan telak 5-1 atas Kamboja di Stadion Pakansari, Bogor, Senin (27/7). Hasil ini tidak hanya menuai pujian dari publik dalam negeri, tetapi juga menarik perhatian media Vietnam yang menilai skuad Garuda telah mengalami lompatan kualitas signifikan. Kemenangan tersebut sekaligus menegaskan ambisi anak asuh John Herdman untuk merebut gelar perdana di ajang sepak bola paling bergengsi Asia Tenggara. Sorotan Media Vietnam: Kekuatan Fisik Jadi Pembeda Performa impresif Garuda rupanya tidak luput dari pantauan media Vietnam. Beberapa di antaranya menilai bahwa Indonesia kini memiliki kekuatan yang jauh berbeda dibanding beberapa tahun sebelumnya. Perubahan ini terutama terlihat dari kombinasi antara kualitas teknis pemain dan keunggulan fisik yang dominan. Sinyal kewaspadaan bahkan mulai mengarah ke Timnas Vietnam yang diasuh Kim Sang-sik. Sosok yang paling banyak dibahas adalah striker jangkung Mitchell Baker. Pemain dengan postur sekitar 196 sentimeter itu dinilai bisa menjadi ancaman serius bagi lini pertahanan lawan. Pengakuan Pelatih Kamboja Kekuatan Indonesia juga diakui langsung oleh pelatih Kamboja, Koji Gyotoku, usai pertandingan. Ia memberikan penilaian jujur tentang apa yang dirasakan timnya di lapangan. "Indonesia sangat kuat dalam duel fisik, terutama karena keunggulan tinggi badan mereka," kata pelatih Kamboja. Pernyataan itu menggambarkan perubahan besar yang terjadi di tubuh Timnas Indonesia. Jika sebelumnya Garuda lebih dikenal mengandalkan kecepatan dan kelincahan, kini mereka juga memiliki dominasi fisik yang menjadi pembeda di level Asia Tenggara. Komposisi Pemain: Perpaduan Postur dan Teknik Saat menghadapi Kamboja, Indonesia menurunkan sejumlah pemain dengan postur di atas 180 sentimeter. Nama-nama seperti Nadeo Argawinata, Rizky Ridho, Sandy Walsh, Shayne Pattynama, Ivar Jenner, hingga Thom Haye menjadi bukti nyata perubahan komposisi tim. Di lini depan, Mitchell Baker dengan tinggi sekitar 196 sentimeter semakin melengkapi keunggulan tersebut. Kombinasi postur, kekuatan fisik, dan kualitas teknik membuat Indonesia dinilai memiliki level yang lebih tinggi dibanding sebagian besar negara ASEAN saat ini. Atmosfer di Stadion Pakansari pun terasa berbeda—para suporter bersorak bukan hanya karena gol, tetapi juga karena permainan fisik yang solid. Kritik dari Media Vietnam Meski demikian, tidak semua media Vietnam memberikan apresiasi. The Thao 247 justru menilai Indonesia masih sangat bergantung pada pemain naturalisasi. Media tersebut menulis bahwa skuad Indonesia untuk Piala AFF 2026 masih diisi banyak pemain naturalisasi yang sebagian besar berkarier di kompetisi domestik. Pandangan ini menunjukkan bahwa di balik pujian, masih ada keraguan tentang fondasi jangka panjang sepak bola Indonesia. Namun, bagi para pemain dan pelatih, hasil di lapangan adalah jawaban paling nyata.

Editor: Reza Pratama

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar