PARADAPOS.COM - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo kembali mengeluarkan surat telegram rahasia bernomor ST/1584/VII/KEP./2026 per tanggal 30 Juli 2026. Surat yang ditandatangani atas nama Kapolri oleh Asisten SDM Polri Irjen Anwar itu berisi rotasi dan mutasi sejumlah perwira tinggi di lingkungan Korps Bhayangkara. Salah satu nama yang ikut bergeser adalah Wakapolda Sumatera Utara Brigjen Sonny Irawan yang mendapat penugasan baru sebagai Kepala Sespimmen Sespim Lemdiklat Polri.
Kabar mutasi ini tentu menjadi perhatian publik, mengingat pergerakan jabatan di tubuh Polri kerap menjadi indikator penyegaran organisasi. Dalam surat telegram tersebut, posisi yang ditinggalkan Sonny langsung diisi oleh Brigjen Naek Pamen Simanjuntak, yang sebelumnya menjabat sebagai Karo Provisi Divisi Propam Polri. Naek bukan wajah baru di jajaran kepemimpinan, ia dikenal sebagai perwira dengan pengalaman panjang di bidang pengawasan internal.
Rantai Mutasi di Lingkungan Propam dan Hubinter
Mutasi ini tidak berhenti di tingkat Wakapolda. Pergeseran jabatan juga menyentuh lini pengawasan internal dan hubungan internasional. Posisi Karo Provisi Divisi Propam Polri yang ditinggalkan Naek Pamen Simanjuntak akan diisi oleh Kombes Radjo Alriadi Harahap. Kombes Radjo sendiri selama ini menjabat sebagai Sesroprovis Divisi Propam Polri, sehingga promosi ini terbilang langkah natural dalam jenjang kariernya.
Di sisi lain, Divisi Hubungan Internasional (Hubinter) Polri juga mengalami perombakan. Brigjen Untung Widyatmoko diangkat menjadi Kadiv Hubinter Polri. Sebelumnya, ia mengemban amanah sebagai Sekretaris NCB Interpol Indonesia di bawah Divisi Hubinter. Kenaikan pangkat dan jabatan ini menempatkannya di posisi strategis untuk memperkuat koordinasi lintas negara dalam penegakan hukum.
Jabatannya yang lama tidak lama kosong. Posisi Ses NCB Interpol Indonesia Divisi Hubinter Polri akan diisi oleh Brigjen Dani Hamdani. Sebelum penunjukan ini, Brigjen Dani tercatat sebagai Penerjemah Polri Utama Tk II di lingkungan Divisi Hubinter Polri. Latar belakangnya yang akrab dengan tugas internasional dianggap mumpuni untuk melanjutkan estafet kepemimpinan di unit tersebut.
Dinamika Organisasi dan Karier Perwira
Rangkaian mutasi ini menunjukkan adanya pola pembinaan karier yang sistematis di tubuh Polri. Perpindahan antar satuan kerja, baik dari fungsi pengawasan ke kewilayahan maupun sebaliknya, merupakan bagian dari upaya memastikan setiap perwira memiliki pengalaman yang komprehensif. Bagi Brigjen Sonny Irawan, penempatan di Lemdiklat Polri menjadi babak baru yang menuntut peran sebagai pendidik dan pengarah bagi para perwira muda.
Keputusan ini juga mencerminkan kepercayaan pimpinan terhadap kapasitas masing-masing individu. Kombes Radjo Alriadi Harahap, misalnya, diberikan kepercayaan untuk memimpin biro provos di tengah tuntutan penegakan disiplin internal yang semakin ketat. Sementara itu, Brigjen Untung Widyatmoko dan Brigjen Dani Hamdani dipercaya untuk menjaga nama baik Indonesia di kancah kepolisian internasional.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi yang dirilis langsung oleh pejabat yang dimutasi. Namun, surat telegram yang telah ditandatangani tersebut menjadi dasar hukum yang kuat atas pergeseran jabatan ini. Proses serah terima jabatan biasanya dilakukan dalam waktu dekat untuk memastikan tidak ada kekosongan kepemimpinan di masing-masing satuan kerja.
Artikel Terkait
World Boxing Resmi Cabut Sanksi, Petinju Rusia Kembali Berlaga dengan Bendera Nasional
UI Resmi Ubah Program Pendidikan Vokasi menjadi Sekolah Vokasi
Bulog Wajibkan Sertifikasi Penggilingan Padi Mitra pada 2027 demi Jamin Kualitas Beras
13.833 Anak di Jakarta Utara Tak Sekolah, 33 Kasus Perkawinan Anak Sepanjang 2025