PARADAPOS.COM - Laga ekshibisi bertajuk Indonesia All Stars versus Aston Villa akan digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, pada 1 Agustus 2026. Pertandingan yang dijadwalkan mulai pukul 19.30 WIB ini menjadi bagian dari agenda pramusim tim asuhan Unai Emery di Asia. Penyerang Persik Kediri, Ezra Walian, dipercaya memakai ban kapten untuk tim tuan rumah.
Kabar ini tentu menjadi angin segar bagi pecinta sepak bola tanah air yang selama ini hanya bisa menyaksikan klub-klub Eropa melalui layar kaca. Kehadiran Aston Villa, klub dengan sejarah panjang di Liga Inggris, di ibu kota menjadi momen langka yang patut dinantikan.
Kebanggaan Tersendiri bagi Ezra Walian
Bagi Ezra Walian, laga ini bukan sekadar pertandingan biasa. Ada rasa bangga yang sulit disembunyikan saat ia mengetahui akan memimpin rekan-rekannya di tengah lapangan. Penyerang berdarah Belanda itu mengaku antusiasmenya memuncak, apalagi ini adalah kali pertama ia merasakan atmosfer SUGBK setelah enam tahun berkarier di kompetisi Indonesia.
“Saya sangat antusias. Ini kesempatan besar, apalagi saya dipercaya menjadi kapten. Tentu ini menjadi kebanggaan tersendiri,” ujarnya saat ditemui awak media di Jakarta, Selasa (17/6/2025).
Lebih dari sekadar laga pameran, Ezra menilai pertandingan ini punya nilai lebih baginya. Selain memimpin skuat, ia akhirnya bisa menginjakkan kaki di stadion kebanggaan bangsa Indonesia tersebut. Selama ini, kariernya bersama Persib Bandung, PSM Makassar, hingga Persik Kediri belum pernah membawanya tampil di venue megah yang menjadi saksi berbagai laga bersejarah Timnas Indonesia itu.
Pertemuan dengan Rekan Lama di Aston Villa
Ada satu hal lagi yang membuat Ezra semakin tak sabar menunggu hari-H. Ia akan kembali bertemu dengan dua pemain Aston Villa yang sudah ia kenal cukup dekat, yakni Tammy Abraham dan Ian Maatsen. Ketiganya sempat berbagi ruang ganti di level junior Chelsea, dan kini momen reuni itu akan terjadi di atas rumput SUGBK.
“Saya sudah kenal mereka sejak di akademi Chelsea. Senang rasanya bisa bertemu lagi, apalagi sekarang mereka bermain di Premier League. Semoga ini jadi pertandingan yang menarik,” tuturnya.
Instruksi Pelatih: Nikmati Saja
Sementara itu, pelatih Indonesia All Stars, Kurniawan Dwi Yulianto, punya pesan sederhana untuk anak asuhnya. Ia tidak ingin para pemain terbebani oleh nama besar lawan. Justru, ia meminta mereka menikmati setiap momen di lapangan.
“Saya minta pemain menikmati pertandingan, jangan ada beban. Ini kesempatan langka, jadi manfaatkan sebaik mungkin untuk menunjukkan kemampuan,” jelas Kurniawan.
Pendekatan santai ini tampaknya menjadi strategi tersendiri. Dengan tekanan yang diminimalisasi, diharapkan para pemain Indonesia All Stars bisa tampil lepas dan memberikan perlawanan sengit kepada skuat asal Birmingham tersebut.
Laga ini juga menjadi ajang pembuktian bagi para pemain lokal yang mungkin jarang tersorot. Berhadapan dengan klub sekelas Aston Villa tentu menjadi panggung yang tepat untuk unjuk gigi, sekaligus mengukur sejauh mana perkembangan sepak bola Indonesia di mata dunia.
Artikel Terkait
Polisi Kerahkan Anjing Pelacak dan Olah TKP Ulang untuk Endus Jejak Pembunuh Satpam di Jatiluhur
Polisi Masih Selidiki Dugaan Penculikan Atlet Golf Jesslyn Wijaya, Keterangan Korban di Bangkok Jadi Kunci
BULOG Edukasi Publik Bedakan Beras Premium dan Medium Berdasarkan Standar Mutu, Bukan Sekadar Penampilan Fisik
Prabowo: Presiden Korsel Minta Indonesia Jadi Jembatan Dialog dengan Korut