Janice Tjen/Shuai Zhang Kalah di Semifinal WTA 500 Washington

- Jumat, 31 Juli 2026 | 22:25 WIB
Janice Tjen/Shuai Zhang Kalah di Semifinal WTA 500 Washington

PARADAPOS.COM - Petenis putri Indonesia, Janice Tjen, harus mengakhiri langkahnya di turnamen WTA 500 Mubadala DC Open setelah takluk di babak semifinal ganda putri. Bertanding di Washington, D.C., Amerika Serikat, Jumat waktu setempat, pasangan Janice Tjen/Shuai Zhang (China) kalah dari duet Andreja Klepac/Makoto Ninomiya dengan skor tipis 1-2 (4-6, 7-5, 7-10) dalam pertarungan yang berlangsung sengit selama satu jam 35 menit.

Kekalahan ini memang memupus harapan untuk melaju ke partai puncak. Namun, jika melihat perjalanan mereka sepanjang turnamen, capaian semifinal ini tetap menjadi sebuah pencapaian yang patut diapresiasi. Sepanjang perjalanan di Washington, mereka harus melewati beberapa ujian berat, termasuk dua laga sebelumnya yang menuntut mental baja.

Jalannya Pertandingan: Perlawanan Ketat di Set Penentuan

Laga semifinal ini berjalan alot sejak set pertama. Tjen/Zhang sebenarnya mampu unggul lebih dulu, namun Klepac/Ninomiya merespons dengan cepat. Kedudukan sempat imbang 4-4 sebelum akhirnya pasangan unggulan tersebut memenangkan set pertama dengan skor 6-4.

Memasuki set kedua, tekanan justru datang lebih awal untuk Tjen/Zhang. Mereka sempat tertinggal 0-2. Namun, perlahan mereka menemukan ritme permainan dan berhasil membalikkan keadaan menjadi 5-2. Meski sempat dikejar, Tjen/Zhang akhirnya mengunci set kedua dengan skor 7-5, memaksa pertandingan berlanjut ke set ketiga yang menentukan.

Set ketiga berlangsung dalam format super tie-break. Pertarungan berjalan ketat, tetapi Klepac/Ninomiya tampil lebih tenang di poin-poin kritis dan menuntaskannya dengan skor 10-7. Meski kalah, performa Tjen/Zhang di laga ini menunjukkan peningkatan signifikan.

Catatan Perjalanan di Babak Sebelumnya

Perjalanan Janice Tjen dan Shuai Zhang menuju semifinal tidaklah mudah. Di babak 16 besar, mereka sukses menyingkirkan pasangan Kamilla Rakhimova/Fang Hsien Wu dengan skor telak 2-0 (6-3, 6-4).

Kemenangan tersebut kemudian disusul dengan kemenangan dramatis di perempat final. Menghadapi duet Jepang/Meksiko, Miyu Kato dan Giuliana Olmos, Tjen/Zhang sempat kehilangan set pertama. Namun, mereka bangkit dan memenangkan dua set berikutnya dengan skor meyakinkan, termasuk super tie-break yang berakhir 10-0.

“Kami mencoba untuk tetap fokus dan percaya pada permainan kami di setiap poin. Kemenangan di perempat final itu memberi kami kepercayaan diri besar untuk tampil di semifinal,” ujar Janice Tjen usai pertandingan perempat final, menggambarkan mentalitas yang mereka bawa ke laga semifinal.

Sayangnya, di laga puncak semifinal, konsistensi dan penyelesaian poin menjadi faktor pembeda. Klepac/Ninomiya yang merupakan pasangan berpengalaman mampu memanfaatkan peluang lebih baik di momen-momen genting.

Meski harus pulang lebih awal, penampilan Janice Tjen di turnamen WTA 500 ini menjadi sinyal positif bagi perkembangan tenis putri Indonesia di kancah internasional. Kemampuannya beradaptasi dengan pasangan baru dan tampil konsisten melawan pemain-pemain top dunia adalah modal berharga untuk turnamen-turnamen berikutnya.

Editor: Andri Setiawan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar