Maresca Pimpin Latihan Perdana Manchester City di Hong Kong, Tegaskan Tak Akan Tiru Gaya Guardiola

- Sabtu, 01 Agustus 2026 | 03:00 WIB
Maresca Pimpin Latihan Perdana Manchester City di Hong Kong, Tegaskan Tak Akan Tiru Gaya Guardiola

PARADAPOS.COM - Enzo Maresca resmi memulai era kepelatihannya di Manchester City dengan memimpin sesi latihan perdana di Hong Kong, Jumat (31/7/2026). Dalam konferensi pers jelang laga pramusim melawan Inter Milan di Kai Tak Stadium, Maresca menegaskan fokusnya pada pembangunan konsep baru, merespons absennya Erling Haaland, dan menyatakan tidak akan meniru gaya pendahulunya, Pep Guardiola. Pelatih asal Italia itu juga mengonfirmasi bahwa sejumlah pemain kunci masih menjalani pemulihan pasca-turnamen internasional.

Fokus Membangun Konsep Baru

Tur pramusim di Hong Kong menjadi panggung pertama bagi Maresca untuk menunjukkan arah baru The Citizens. Suasana di sekitar stadion terasa hangat, namun di dalam ruang konferensi pers, pelatih berusia 46 tahun itu justru tampak tenang dan penuh perhitungan. Ia tidak terburu-buru memberikan janji manis, melainkan memilih untuk berbicara tentang proses yang sedang berjalan.

Sepuluh hari terakhir digunakan tim untuk berlatih keras dan memperkenalkan beberapa konsep taktis anyar. Maresca mengakui bahwa pertandingan pertama selalu menjadi momen penting untuk mengevaluasi sejauh mana materi latihan terserap oleh para pemain.

"Besok adalah pertandingan pertama. Bagi kami, ini selalu menjadi kesempatan untuk berkembang dan jadi lebih baik. Kami telah memperkenalkan beberapa konsep baru, jadi penting untuk melihat penerapannya di lapangan," ujar Maresca dalam jumpa pers yang dihadiri awak media di Kai Tak Stadium, Hong Kong, Jumat 31 Juli 2026.

Ketika disinggung mengenai sorotan media dan ekspektasi tinggi publik yang melekat sejak hari pertama ia menjabat, Maresca memilih untuk tetap tenang. Ia menegaskan bahwa penilaian instan bukanlah sesuatu yang ingin ia pikirkan. Proses bertahap, menurutnya, adalah kunci untuk membangun fondasi yang kokoh.

Penjelasan Absennya Haaland

Kehadiran Manchester City di Asia selalu dinanti para penggemar, terutama untuk melihat aksi Erling Haaland. Namun, kekecewaan pun tak terhindarkan ketika nama bomber andalan itu tidak masuk dalam skuad yang dibawa ke Hong Kong. Maresca pun angkat bicara, memberikan penjelasan yang logis dan terukur terkait situasi tersebut.

Ia menjelaskan bahwa kondisi kebugaran pemain pasca-turnamen internasional menjadi pertimbangan utama. Beberapa pemain kunci seperti Ruben Dias, Matheus Nunes, dan Omar Marmoush dijadwalkan baru tiba di lokasi pemusatan latihan dan belum siap dimainkan. Sementara itu, para pemain yang tampil di Piala Dunia diberikan waktu istirahat ekstra untuk memulihkan kondisi fisik secara optimal sebelum kembali bergabung secara bertahap.

Tampil Beda, Enggan Lakukan Copy-Paste

Menggantikan sosok sekaliber Pep Guardiola yang telah bertahan selama satu dekade tentu bukan perkara mudah. Tekanan untuk mempertahankan standar kesuksesan yang sudah terukir begitu tinggi. Namun, Maresca justru melihat situasi ini sebagai sebuah kehormatan besar, bukan beban.

"Bagi saya, merupakan sebuah kehormatan besar berada di sini setelah 10 tahun era Pep. Namun saya tidak percaya pada konsep copy-paste. Setiap manajer itu berbeda dan membawa ide yang berbeda pula," tegasnya.

Pernyataan tersebut sekaligus menjadi sinyal bahwa ia tidak akan sekadar menjadi bayangan pendahulunya. Maresca optimistis dengan kombinasi pilar senior dan deretan talenta muda yang penuh energi, ia yakin timnya siap menghadapi tantangan besar di musim mendatang.

Laga pramusim melawan Inter Milan akan menjadi ujian pertama bagi filosofi Maresca. Pertandingan dijadwalkan berlangsung malam ini pukul 19:30 waktu Hong Kong, dan akan menjadi panggung bagi para penggemar untuk melihat sekilas wajah baru Manchester City di bawah kepemimpinan sang manajer anyar.

Editor: Bagus Kurnia

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar