PARADAPOS.COM - Kabar membanggakan datang dari keluarga Ardi Bakrie dan Nia Ramadhani. Putra mereka, Magika Zalardi, berhasil lolos dalam program pelatihan sepak bola Barcelona Academy setelah melalui seleksi ketat yang diikuti ribuan peserta. Undangan resmi yang diterima via e-mail itu membuat Nia menangis haru. Tak hanya Barcelona, Magika juga mendapat undangan untuk mengikuti Arsenal Training Clinic di London setelah tampil di Arsenal Soccer Camps. Prestasi ini diumumkan sendiri oleh Nia melalui akun TikTok pribadinya, @Nia Ramadhani Bakrie, pada Sabtu, 1 Agustus 2026.
Kabar ini tentu menjadi kebanggaan tersendiri bagi keluarga besar. Namun, di balik euforia tersebut, ada baiknya kita mengenal lebih dekat apa itu Barcelona Academy, akademi resmi milik FC Barcelona yang dikenal sebagai "sekolah kehidupan". Lembaga ini tidak hanya mengasah kemampuan teknis bermain bola, tetapi juga membentuk karakter para peserta didiknya.
Mengenal Lebih Dekat Barcelona Academy
Program yang diusung akademi ini diperuntukkan bagi anak laki-laki dan perempuan berusia enam hingga 18 tahun. Mereka akan dididik dengan metode permainan khas FC Barcelona yang dikenal dengan sebutan "gaya Barça". Selain teknik sepak bola, nilai-nilai seperti respek, kerja keras, ambisi, kerja sama tim, kreativitas, hingga kerendahan hati menjadi fondasi utama dalam setiap sesi latihan.
Setiap tahunnya, puluhan ribu anak dari lima benua mengikuti berbagai program yang ditawarkan. Saat ini, Barça Academy telah memiliki 28 akademi yang tersebar di 34 negara. Secara garis besar, terdapat lima program utama yang dijalankan, yaitu:
- Barça Escola Barcelona, sekolah sepak bola di Barcelona bagi anak usia 6-12 tahun untuk mempelajari dasar-dasar permainan.
- Barça Escola Development Catalunya, program latihan tambahan bagi anak usia 6-14 tahun di berbagai wilayah Catalunya.
- Barça Academy, akademi internasional yang membawa metode latihan serta nilai-nilai FC Barcelona ke berbagai negara.
- Barça Academy Pro, akademi internasional yang saat ini berlokasi di New York dan Miami.
- Barça Residency Academy, akademi berasrama di Casa Grande, Arizona, Amerika Serikat yang telah beroperasi sejak 2017. FC Barcelona juga berencana membuka akademi berasrama kedua di Querétaro, Meksiko, mulai September 2027.
Memahami skala dan reputasi akademi ini, pencapaian Magika tentu menjadi semakin istimewa. Lolos dari seleksi ketat bukanlah perkara mudah, terlebih dengan jumlah pendaftar yang sangat banyak.
Momen Haru Nia Ramadhani dan Perjuangan Magika
Melalui unggahan di akun TikTok pribadinya, Nia Ramadhani membagikan momen emosional saat dirinya terbangun dan langsung menangis setelah membaca email yang diterimanya. Isi email tersebut merupakan ucapan selamat karena Magika berhasil terpilih mengikuti Barcelona Academy, sebuah kesempatan yang hanya diperoleh segelintir peserta dari ribuan anak yang mendaftar.
"Proud of you bayi nya mama, bangga banget sama kamu! Selalu," tulis Nia di akun TikTok @Nia Ramadhani Bakrie, dikutip Sabtu, 1 Agustus 2026.
Dalam video tersebut, terlihat jelas tulisan undangan resmi menuju Barcelona sebagai bagian dari pengalaman yang disebut tak terlupakan. Nia mengaku tidak menyangka putranya mampu lolos di tengah persaingan yang begitu ketat. Rasa bangga dan haru bercampur menjadi satu dalam unggahannya.
"Baru bangun, baca email langsung nangis. Adek congratulation kamu kepilih Barca Academy. Kan dipilih beberapa orang untuk bisa belajar bola. And then Magika salah satunya. Dari beberapa ribu anak," ujar Nia.
Perjalanan Magika ternyata tidak berhenti di Barcelona. Ia juga memperoleh undangan untuk mengikuti Arsenal Training Clinic di London. Kesempatan tersebut didapat setelah dirinya mengikuti Arsenal Soccer Camps, di mana seluruh peserta dievaluasi selama program berlangsung untuk menentukan siapa yang layak mengikuti pelatihan lanjutan di Inggris.
Berkat kerja keras dan dedikasinya, Magika berhasil mendapatkan kesempatan tersebut. Nia pun turut membagikan berbagai momen saat Magika mengikuti latihan di Barcelona Academy melalui Instagram Story. Salah satunya ketika Magika memasuki lapangan dengan langkah penuh semangat sambil melompat-lompat, seolah tengah tampil di ajang Piala Dunia.
Menurut Nia, iringan musik saat para pemain muda memasuki lapangan membuat mereka merasakan atmosfer layaknya pesepak bola profesional. Hal ini dinilai mampu memotivasi mereka untuk semakin serius berlatih.
"Ini pas masuk pake lagu-lagu kayak begini pasti bikin anak-anak ini seolah merasa seperti professional deh, bagus sih, seneng sama si @fcbarcelona @barcaacademy. Dengan begini pasti niatnya supaya mereka jadi lebih terinspirasi dan semakin termotivasi untuk belajar bolanya jadi lebih serius," tulis Nia.
Lebih dari sekadar kemampuan bermain, ada satu hal yang membuat Nia merasa bangga dan bersyukur. Ia mengaku terharu melihat Magika yang terlihat berlutut dan berdoa sebelum pertandingan dimulai. Baginya, kebiasaan tersebut menunjukkan bahwa putranya selalu mengutamakan hal terpenting sebelum bertanding, dan ia berharap sikap baik itu terus dipertahankan.
"Ini lebih gemas sekaligus sangat bangga dan bersyukur, insyallah artinya dia tahu bahwa dalam melakukan segala apapun apa yang paling utama yang perlu dia lakukan. Ingat allah terus ya dek," tuturnya.
Usai pertandingan, Magika mendapat sambutan hangat dari keluarga yang mendampinginya di Spanyol. Ia juga menerima sertifikat penghargaan dari Barcelona Academy sebagai bentuk apresiasi atas keberanian serta kesungguhannya selama mengikuti program latihan tersebut. Sebuah pengalaman yang tentu akan membekas lama di ingatannya.
Artikel Terkait
100 Ribu Orang Padati Monas untuk Zikir dan Doa Kebangsaan Jelang HUT ke-81 RI
Atlet Rusia Denis Vovk Pensiun dengan Rekor Dunia: Menggeser Lapangan Stadion Gazprom Arena Sejauh 4 Meter
CSNO Umumkan Penyelesaian Upgrade Orbit Sistem Navigasi BeiDou, Akurasi Posisi Global Kini di Bawah 10 Meter
Aston Villa Taklukkan Indonesia All Stars 3-1 di SUGBK